Pemkab Sumenep Bakal Gelar Festival Tan Pangantanan 2025, Ajarkan Identitas Budaya Lewat Panggung Anak-Anak

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 13:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FLYER : Festival Tan Pangnatanan Sumenep (Foto Istimewa)

FLYER : Festival Tan Pangnatanan Sumenep (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi kabupaten yang kaya tradisi.

Diketahui, pada 21 September 2025 mendatang, Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, akan menjadi pusat perhatian lewat Festival Tan Pangantanan 2025 dengan tema “Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang”.

Festival ini bukan sekadar gelaran seni, melainkan ruang belajar bagi generasi muda. Anak-anak dari TK dan PAUD se-Sumenep akan tampil di panggung dengan balutan busana pengantin adat khas Madura.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia, Herly Wahyudi, mengatakan bahwa setiap kelompok terdiri dari 12 hingga 24 anak.

“Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa busana dan tradisi bukan hanya soal penampilan, tetapi sarat makna. Dengan begitu, anak-anak tumbuh dengan rasa bangga terhadap budaya mereka,” katanya, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga :  Disnaker Sumenep Gelar Job Fair 2025, Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Menurutnya, festival yang berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB ini sengaja dikemas agar menjadi tontonan sekaligus tuntunan. Penampilan anak-anak penuh keceriaan akan berpadu dengan pesan edukasi tentang simbol-simbol adat pernikahan Sumenep.

Lebih lanjut, ia menegaskan, festival ini juga diyakini mampu memperkuat kohesi sosial. Acara ini membuka ruang interaksi yang hangat, menghadirkan kebersamaan, dan menjadi refleksi sebagai warisan leluhur yang patut dirawat bersama.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut dia, Pemerintah daerah menyiapkan penghargaan berupa trophy, piagam, dan uang pembinaan dari Bupati Sumenep untuk tiga besar. Sedangkan juara 4 hingga 6 tetap membawa pulang trophy dan piagam.

Festival ini terbuka gratis untuk masyarakat. Pemerintah mengajak warga tidak hanya hadir sebagai penonton, melainkan ikut merasakan bahwa tradisi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Lebih dari sekadar festival, ini adalah pesan untuk semua generasi: akar budaya kita tidak boleh hilang, dan anak-anak adalah penjaga masa depannya,” pungkas Herly. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB