Pemkab Sumenep Pimpin Penurunan Kemiskinan di Jatim, Strategi Ekonomi Desa Jadi Kunci

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENJELASKAN: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat diwawancarai sejumlah wartawan (SandiGT - Seputar Jatim)

MENJELASKAN: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat diwawancarai sejumlah wartawan (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam menekan angka kemiskinan kembali menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, tingkat kemiskinan pada 2025 turun menjadi 17,02 persen, atau sekitar 188,48 ribu jiwa. Angka itu menurun 0,76 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 17,78 persen.

Capaian tersebut tercatat sebagai penurunan terbesar di antara seluruh daerah di Jawa Timur, sekaligus menjadi sinyal kuat atas keberhasilan program penanggulangan kemiskinan yang selama ini digerakkan secara kolaboratif lintas sektor.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  PP IWO Minta Media Online Tetap Berpegang Teguh pada Prinsip Kode Etik Jurnalistik di Tengah Arus Disrupsi Digital

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa keberhasilan itu merupakan akumulasi dari berbagai terobosan, terutama yang menyasar masyarakat pedesaan dan kepulauan.

“Kami mengedepankan strategi pemberdayaan ekonomi. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga didorong untuk mandiri lewat usaha produktif yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi pembuktian bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap pengentasan kemiskinan bukan sekadar target statistik.

“Kami sangat memahami bahwa masyarakat tidak bisa terus-menerus bergantung pada bantuan sosial. Maka dari itu, konsep pemberdayaan menjadi kunci. Kami dorong warga untuk memiliki kemandirian ekonomi dengan membuka usaha produktif, memperkuat akses modal, serta meningkatkan keterampilan agar mereka bisa bersaing dalam pasar kerja yang terus berubah,” paparnya.

Ia pun memusatkan kebijakan pada tiga sasaran utama yang selaras dengan strategi nasional mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan menghapus kantong-kantong kemiskinan di wilayah kepulauan dan pedesaan.

“Kami memfokuskan Dana Desa bukan hanya untuk infrastruktur fisik, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan dan usaha produktif masyarakat. Begitu pula dengan BUMDes, kami transformasikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal agar perputaran uang terjadi di desa, bukan hanya di kota,” tandasnya.

“Yang terpenting adalah ketahanan ekonomi keluarga miskin bisa terbangun, sehingga mereka tidak mudah kembali jatuh ke garis kemiskinan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terbaru

SERIUS: Suasana rapat paripurna yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2027 di DPRD Kabupaten Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:34 WIB