Bappeda Sumenep Soroti Rekor Pertumbuhan Ekonomi 2025, Lampaui Target Dua Kali Lipat

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT: Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, saat melihat kenaikan ekonomi daerah (Foto Istimewa)

RAPAT: Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, saat melihat kenaikan ekonomi daerah (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pada tahun 2025 menjadi titik balik perekonomian Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Di saat geliat aktivitas masyarakat mulai kembali normal, denyut ekonomi daerah justru bergerak jauh lebih cepat dari perkiraan.

Warga kini merasakan langsung perubahan itu, pasar semakin ramai, arus barang lebih lancar, dan usaha kecil kembali hidup setelah sempat melambat pada tahun-tahun sebelumnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumenep tumbuh impresif 6,46 persen pada Triwulan I dan tetap kuat di 5,50 persen pada Triwulan II. Capaian ini melesat jauh di atas target RPJMD 2025 yang hanya mematok 4 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menyebutkan, bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa roda ekonomi masyarakat benar-benar bergerak.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan

“Masyarakat mulai merasakan hasilnya. Usaha kecil kembali hidup, sektor pertanian dan perikanan bergerak, pariwisata pun semakin ramai. Ini bukti kebijakan penguatan sektor unggulan mulai memberikan manfaat,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Pertumbuhan tinggi pada Triwulan I didorong meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga distribusi barang.

Sementara perlambatan ringan pada Triwulan II dinilai sebagai kondisi wajar pasca panen dan dinamika harga komoditas pertanian.

Meski begitu, ia menegaskan, bahwa konsistensi kerja sama merupakan kunci utama, terlebih Sumenep memiliki tantangan geografis berupa wilayah kepulauan yang luas dan beragam kebutuhan logistik.

“Yang kami jaga bukan hanya pertumbuhan angka, tetapi bagaimana manfaatnya dirasakan warga daratan maupun kepulauan,” tandasnya.

Pemerintah kini fokus memperkuat sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kecil menengah (IKM). Kolaborasi dengan dunia usaha dan masyarakat juga terus didorong demi membuka lapangan kerja lebih luas.

Di sejumlah desa dan sentra usaha, geliat ekonomi mulai terlihat. Petani garam meningkatkan produksi, pelaku IKM kebanjiran pesanan, sementara nelayan lebih mudah memasarkan hasil tangkapannya.

Baca Juga :  PT ESM Pamekasan Kirim 20 Juta Rokok ke Filipina, Babak Baru Kebangkitan Industri Tembakau Madura

Ia pun yakin, dengan menjaga momentum dan memperkuat sinergi, Sumenep akan semakin maju.

“Kami optimistis, kerja bersama ini akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Awal 2026, Bupati Sumenep Rombak OPD Inti, Gagal Capai Target Siap Dievaluasi
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Aturan Perizinan
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Apel Perdana 2026, Wabup Sumenep Minta ASN Kerja Nyata, Bukan Sekadar Formalitas
Disnaker Sumenep Bangun Kepatuhan UMK Lewat Dialog, Dunia Usaha Diajak Jadi Mitra Kesejahteraan Pekerja
PAD Sumenep 2025 Lampaui Target, Digitalisasi Pajak Dorong Realisasi Tembus Rp94 Miliar
Serapan APBD Sumenep Masih 77 Persen, Rp612 Miliar Masih Tertahan

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:25 WIB

Awal 2026, Bupati Sumenep Rombak OPD Inti, Gagal Capai Target Siap Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:54 WIB

Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Aturan Perizinan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Senin, 5 Januari 2026 - 12:47 WIB

Apel Perdana 2026, Wabup Sumenep Minta ASN Kerja Nyata, Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru