SUMENEP, Seputar Jatim – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep 2025 resmi menetapkan KH Md Widadi Rahim sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep periode 2025–2030. Beliau terpilih setelah meraih dukungan mayoritas mutlak dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Sumenep.
Pengumuman ini disampaikan pada Minggu (7/12/2025) setelah proses tabulasi suara dilakukan secara terbuka di hadapan peserta Konfercab yang digelar di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, Madura.
Proses penjaringan calon ketua berjalan dinamis. Meskipun persaingan cukup ketat, hasil akhir menunjukkan dominasi KH Md Widadi Rahim atas dua kandidat lainnya. Dari total 24 suara sah, perolehan masing-masing calon adalah:
- KH Md Widadi Rahim: 12 suara (50 persen)
- KH Abdul Wasid: 7 suara (29 persen)
- KH M. Bahrul Widad: 5 suara (21 persen)
Perolehan setengah dari total suara sah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa struktur NU di tingkat MWC memberikan kepercayaan besar kepada KH Md Widadi Rahim untuk menahkodai PCNU Sumenep lima tahun mendatang.
Terpilihnya KH Md Widadi Rahim disambut antusias oleh peserta Konfercab. Harapan besar pun mengalir, terutama terkait penguatan program strategis PCNU, mulai dari kaderisasi, pemberdayaan ekonomi warga NU, hingga memperkokoh peran pesantren sebagai garda terdepan pendidikan dan akidah Ahlussunnah wal Jamaah.
“Kemandirian organisasi dan penguatan peran pesantren sebagai benteng akidah ahlussunnah wal jama’ah akan menjadi prioritas utama. Dukungan dari seluruh MWC dan Ranting adalah modal terbesar,” ungkap salah satu anggota tim sukses KH Md Widadi Rahim itu yang mendampingi proses penjaringan.
Di sisi lain, PCNU Sumenep kini dihadapkan pada tantangan besar, termasuk pengembangan unit-unit usaha NU seperti koperasi dan lembaga ekonomi pesantren, serta penguatan moderasi beragama dan kerukunan sosial di tingkat daerah.
Setelah ditetapkan sebagai ketua, KH Md Widadi Rahim dijadwalkan membentuk tim formatur untuk menyusun struktur lengkap pengurus harian PCNU Sumenep periode 2025–2030. Dengan amanah besar di tangan, publik NU Sumenep menunggu gebrakan awal dari kepemimpinan baru ini. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









