Konfercab NU Sumenep 2025 Dibuka, Suasana Memanas Sejak Pagi

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMANGAT: Anggota Banser saat mengawal jalannya Konfercan NU Sumenep 2025 (Doc. Seputar Jatim)

SEMANGAT: Anggota Banser saat mengawal jalannya Konfercan NU Sumenep 2025 (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Gelaran akbar Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep 2025 resmi dimulai hari ini, Minggu (7/12/2025).

Ribuan kader dan pengurus NU dari berbagai penjuru Sumenep memadati kompleks Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang menjadi pusat pelaksanaan agenda lima tahunan tersebut.

Sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, Konfercab kali ini mengusung tema “Satu Fikrah, Satu Harakah”, mencerminkan harapan besar terhadap soliditas organisasi.

Tidak hanya dihadiri jajaran PCNU, sejumlah tokoh penting dari PBNU, PWNU Jawa Timur, Forkopimda Sumenep, para masyayikh, hingga figur-figur masyarakat dijadwalkan turut hadir memeriahkan forum strategis ini.

Ketua Panitia Konfercab, A. Kurdy Khan memastikan, seluruh persiapan baik teknis maupun nonteknis telah rampung. Menurutnya, panitia bekerja intensif selama beberapa hari terakhir demi memastikan kenyamanan seluruh peserta.

“Persiapan sudah hampir sempurna, sekitar 99 persen. Insyaallah Konfercab NU Sumenep siap dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Konfercab NU Sumenep 2025 Dimulai Hari Ini, Ribuan Kader Kepung Annuqayah Perebutan Nahkoda Baru

Kehadiran ribuan kader NU menjadi salah satu yang menyita perhatian. Undangan resmi telah dikirimkan kepada seluruh peserta berkewenangan, termasuk delegasi dari MWCNU dan ranting se-Sumenep.

“Dari tiap MWCNU kami undang lima orang sebagai peserta penuh. Dari ranting juga lima orang, namun mereka berstatus peninjau,” jelas Kiai Kurdy itu.

Ia juga menerangkan, perubahan mekanisme hak suara. Berdasarkan hasil verifikasi PBNU yang menempatkan PCNU Sumenep dalam grade B, hanya MWCNU yang memiliki hak memilih pada konferensi kali ini, sementara delegasi ranting tetap hadir sebagai peninjau aktif.

“Ini berbeda dari Konfercab 2020. Ada aturan baru dari PBNU, sehingga yang berhak memilih hanyalah MWCNU. Aturannya sama seperti Konferwil NU Jatim kemarin,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menegaskan, posisi strategis ranting tetap tidak tergantikan. Konfercab bukan sekadar memilih ketua baru, melainkan forum besar yang memuat laporan pertanggungjawaban, pembahasan komisi, perumusan rekomendasi, hingga penentuan arah kebijakan organisasi lima tahun mendatang.

“Konferensi itu bukan sekadar memilih pemimpin. Semua peserta perlu memahami arah besar organisasi,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru