SUMENEP, Seputar Jatim – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, kembali mempertegas posisinya sebagai kampus muda yang tumbuh paling pesat di ujung timur Pulau Garam.
Momentum itu terlihat dalam Wisuda Sarjana ke-IV Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung di Gedung Thuan Ghube, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sebanyak 290 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan.
Para wisudawan tersebut berasal dari dua fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan 19 lulusan Prodi Akuntansi dan 164 Manajemen. Adapun dari Fakultas Sains dan Teknologi terdiri dari 17 lulusan Teknik Industri, 59 Informatika, dan 40 Sistem Informasi.
Rektor UNIBA Madura, Rahmat Hidayat, memaparkan, bahwa tahun ini kampus mencatat lonjakan capaian signifikan. Tiga program studi baru, yaitu Hukum Bisnis, Bahasa dan Kebudayaan Inggris, serta Kajian Film berhasil meraih akreditasi dengan predikat Baik.
“Ini bukan capaian kecil. Ini penanda bahwa sistem pendidikan dan tata kelola kita semakin matang,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Ia juga menegaskan, bahwa kemajuan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Ketua Yayasan UNIBA Madura, Achsanul Qosasi, yang konsisten mendorong peningkatan fasilitas dan mutu akademik secara menyeluruh.
Tahun akademik 2025–2026 menjadi fase pertumbuhan yang luar biasa bagi UNIBA. Sebanyak 1.081 mahasiswa baru resmi diterima, angka terbesar sejak kampus berdiri yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat Madura terhadap UNIBA sebagai kampus yang prospektif dan berorientasi masa depan.
“Kami terus memperluas akses pendidikan, tetapi tetap menjaga standar kualitas,” imbuhnya.
Tidak hanya fokus pada penguatan akademik, UNIBA Madura juga gencar memperluas orientasi global melalui berbagai program peningkatan kompetensi mahasiswa. Sepanjang tahun ini berbagai prestasi berhasil ditorehkan di tingkat nasional hingga internasional.
Bahkan lima mahasiswa terbaik dikirim mengikuti program magang internasional di Thailand sebagai bentuk komitmen kampus memperkaya paparan global mahasiswa.
Rahmat menegaskan bahwa pengalaman semacam itu sangat penting dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja modern yang menuntut ketangkasan, kreativitas, dan adaptabilitas.
“Dunia kerja berubah cepat. Yang dibutuhkan bukan hanya ijazah, tetapi kemampuan inovatif,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan untuk tetap kuat menghadapi kompetisi zaman.
“Selama masih ada di dunia ini, tidak ada yang tidak bisa dilakukan. Kalau lelah, istirahatlah. Kalau stres, beribadahlah. Tetapi ingat: jangan pernah menyerah,” ujarnya disambut tepuk tangan panjang.
Pertumbuhan UNIBA Madura dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan akselerasi yang jarang ditemui pada perguruan tinggi muda.
Mulai dari peningkatan jumlah mahasiswa, penguatan akreditasi, hingga pengembangan program internasional, UNIBA menegaskan diri sebagai institusi yang bukan sekadar berkembang, tetapi melaju jauh lebih cepat dibanding kampus-kampus sebayanya.
“Wisuda Sarjana ke-IV kali ini membuktikan bahwa UNIBA bukan hanya perguruan tinggi lokal, tetapi institusi akademik yang siap bersaing dan mengirim talenta terbaik dari Madura ke berbagai lini dunia kerja, baik nasional maupun global,” pungkasnya. (Sand/EM)
*
Penulis : Sand
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









