Siswa MTsN Saronggi Diduga Tolak Menu MBG, Banyak Makanan Tak Tersentuh

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKANAN: Menu MBG yang ditolak Siswa MTsN Saronggi (Foto Istimewa)

MAKANAN: Menu MBG yang ditolak Siswa MTsN Saronggi (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah siswa di MTsN Saronggi, Kabupaten Sumenep, menolak hidangan yang disajikan.

Penolakan itu terekam dalam sebuah video yang beredar luas, memperlihatkan salah satu guru tengah mengemas kembali nasi dan lauk MBG yang tidak disentuh oleh para siswa.

Dalam video tersebut, banyak menu MBG yang dikemas, terdiri dari nasi putih, olahan telur, tempe, potongan sayur, dan satu buah pisang.

Bahkan, ada sebagian besar makanan itu dibiarkan utuh oleh siswa. Hanya pisang yang terlihat dibawa atau dimakan oleh sebagian mereka.

“Kalau seperti ini, kan mubadzir. Ada yang hanya makan pisangnya, telurnya hambar,” ujar seorang guru sembari memasukkan makanan sisa ke dalam wadah, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga :  290 Lulusan Resmi Diwisuda, UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus yang Paling Progresif

Menurut informasi yang dihimpun, beberapa siswa mengaku tidak berselera karena rasa makanan dianggap kurang enak dan lauknya dinilai seadanya.

Kondisi ini memicu sorotan publik, terlebih karena MBG merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi peserta didik.

Epabeli ben siswa tadhek se ekakana, tak loang sakale (Dikembalikan sama siswa, tidak ada yang dimakan, ada MBG yang tidak dimakan sama sekali, red),” ujar sesorang yang mengirim video dalam pesan WhatsApp.

Sejumlah pihak berharap pengelola MBG di tingkat daerah dapat segera mengevaluasi kualitas menu, mulai dari cita rasa, keberagaman lauk, hingga standar penyajian, agar program yang dibiayai negara tersebut benar-benar memenuhi kebutuhan gizi siswa dan tidak lagi menimbulkan pemborosan.

Baca Juga :  Said Abdullah Sebut Kepemimpinan Baru NU Sumenep Dijamin Lebih Progresif

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun pengelola MBG belum memberikan keterangan resmi terkait video tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru