Diduga Sajikan MBG Bau dan Busuk, Pengelola SPPG Saronggi Bungkam, SLHS Dipertanyakan?

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Pengelola SPPG Saronggi bungkam saat ditanya SLHS (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Pengelola SPPG Saronggi bungkam saat ditanya SLHS (Doc. Seputar Jatim)

 

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan penyajian menu tidak layak konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memicu kegelisahan publik. Kamis (1/1/2026).

Sejumlah wali murid, siswa, hingga guru mengeluhkan kualitas makanan yang dibagikan pada hari awal pelaksanaan program tersebut.

Informasi yang dihimpun media menyebutkan, menu nugget yang dibagikan mengeluarkan bau tidak sedap, buah dalam kondisi busuk, serta adanya penolakan makanan oleh siswa karena dinilai tidak layak konsumsi.

Situasi ini memantik kekhawatiran serius orang tua terkait aspek keamanan dan kesehatan pangan bagi anak-anak sekolah.

Guna memastikan kebenaran informasi tersebut, media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala SPPG Saronggi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (31/12) kemarin.

Baca Juga :  Viral! Wanita Ngamuk Rusak Mobil di Pelabuhan Kalianget Sumenep, Diduga Milik Suami yang Selingkuh

Dalam pesan itu, media meminta tanggapan resmi atas keluhan wali murid, siswa, dan guru terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi.

Bahkan saat media kembali menanyakan perihal surat keterangan atau penjelasan tertulis dari SLHS SPPG Saronggi, respons tetap tidak diberikan.

Sikap bungkam tersebut justru menambah tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, program MBG merupakan program strategis yang bersentuhan langsung dengan kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Publik menilai, transparansi serta respons cepat dari pengelola program adalah kewajiban mutlak, terlebih ketika muncul dugaan yang berpotensi membahayakan anak-anak.

Sejumlah wali murid mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyediaan makanan, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga pengawasan mutu.

Mereka juga meminta instansi berwenang segera turun tangan untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar dipatuhi.

Sebelumnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menuai keluhan keras dari wali murid dan masyarakat.

Sejak awal beroperasi, kualitas menu MBG dinilai bermasalah hingga memicu penolakan langsung dari para siswa.

Keluhan pertama mencuat pada menu olahan nugget di awal pelaksanaan MBG. Sejumlah siswa menolak mengonsumsinya karena bau tidak sedap yang menyengat.

Baca Juga :  PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah

“Anak saya bilang nuggetnya bau. Akhirnya tidak dimakan sama sekali. Kalau sudah begitu, jelas kami sebagai orang tua khawatir,” ucap salah satu wali murid di media sosial TikTok, Rabu (24/12) lalu.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini akan terus melakukan upaya konfirmasi dan membuka ruang hak jawab bagi pihak SPPG Saronggi maupun instansi terkait, demi menjaga keseimbangan informasi dan kepentingan publik. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung
Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim
UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi
ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H
Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya
Ketua DPRD Sumenep Siap Sidak SPPG, Usut Laporan MBG Tak Layak dan Tanpa IPAL
Usai Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Mendadak akan Distribusikan MBG Saat Sekolah Libur
SPPG Diduga Lakukan Pembungkaman, Satgas Sumenep Minta Guru dan Warga Berani Laporkan MBG Tak Layak

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:09 WIB

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:23 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:42 WIB

UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:00 WIB

ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:47 WIB

Kembali Beroperasi Usai Disuspend, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Diprotes: Tutup Saja Dapurnya

Berita Terbaru