Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KUNJUNGAN: Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menemani kunjungan dari Konsul Jenderal Australia Mr. Glen Askew di wisata keris (SandiGT - Seputar Jatim)

KUNJUNGAN: Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menemani kunjungan dari Konsul Jenderal Australia Mr. Glen Askew di wisata keris (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Wisata keris di Desa Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapat kunjungan Konsul Jenderal Australia, Glen Askew.

Kunjungan ini menandai menguatnya diplomasi pariwisata berbasis budaya dan kesehatan antara Indonesia dan Australia.

Berbeda dari kunjungan seremonial, kehadiran diplomat Australia tersebut menyoroti potensi strategis Sumenep sebagai destinasi wisata berkelas dunia yang memadukan keunggulan alam, nilai tradisi, dan warisan budaya hidup.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pulau Giliyang menjadi salah satu titik krusial kunjungan. Pulau ini dikenal sebagai kawasan dengan kadar oksigen mencapai 21,05 persen, tertinggi kedua di dunia setelah Yordania.

Kondisi tersebut menjadikan Giliyang kandidat kuat destinasi wisata kesehatan global, seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap konsep pemulihan alami dan kualitas hidup.

Keunggulan ekologis ini dinilai sebagai aset langka yang tidak dimiliki banyak wilayah lain. Sumenep dipandang memiliki peluang besar menjadi pusat health tourism baru di kawasan Asia Tenggara.

Selain sektor alam, perhatian Konsul Jenderal Australia juga tertuju pada Sentra Pengrajin Keris Desa Aengtongtong, Kecamatan Saronggi.

Di lokasi tersebut, Glen Askew menyaksikan langsung proses pembuatan keris oleh para empu, sebuah tradisi turun-temurun yang merepresentasikan identitas budaya Madura.

Keris Sumenep dipandang bukan sekadar artefak budaya, melainkan simbol peradaban yang hidup, memadukan nilai filosofi, spiritualitas, dan keterampilan teknis tingkat tinggi.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Imam Hasyim, yang mendampingi kunjungan tersebut, menyatakan bahwa kehadiran perwakilan resmi Pemerintah Australia mencerminkan pengakuan internasional terhadap Sumenep.

“Ini adalah bentuk kepercayaan dunia terhadap Sumenep sebagai daerah yang memiliki kekuatan budaya dan potensi ekonomi kreatif berbasis tradisi,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga :  MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Sumenep turut didampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, yang memaparkan arah pengembangan pariwisata berkelanjutan, termasuk integrasi event budaya lokal ke dalam promosi global.

Menurut Imam Hasyim, kunjungan ini membuka ruang kerja sama internasional yang lebih konkret, tidak hanya pada promosi wisata, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pelestarian budaya.

“Pariwisata harus menjadi alat peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar tontonan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Glen Askew menyatakan ketertarikannya untuk mempromosikan Sumenep kepada masyarakat Australia serta membuka peluang dukungan bagi para pengrajin keris agar mampu bersaing di pasar global tanpa kehilangan identitas budaya.

Agenda kunjungan dijadwalkan berlanjut dengan kedatangan menggunakan kapal pesiar dari Australia yang akan sandar di Perairan Kalinget, sebelum melanjutkan kunjungan resmi ke Pendopo Agung Keraton Sumenep dan Keraton Sumenep.

Konsul Jenderal Australia tersebut juga menyatakan komitmennya untuk kembali ke Sumenep pada Oktober mendatang, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, guna menyaksikan langsung Kerapan Sapi, Festival Musik Tongtong, serta berbagai agenda seni dan budaya khas Madura lainnya.

Dengan rangkaian agenda tersebut, Sumenep kian menegaskan diri sebagai simpul baru diplomasi budaya dan pariwisata Indonesia di mata dunia. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD
Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan
25 Pejabat Administrator Dilantik, Bupati Sumenep Pastikan Evaluasi Kinerja ASN Berjalan Ketat
Bupati Sumenep Ajak Insan Koperasi Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Tangguh dan Modern
Di Balik Raih WTP Kesembilan, DPRD Titip Pesan Penting untuk Pemkab Sumenep
Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:26 WIB

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas

Senin, 20 Juli 2026 - 18:52 WIB

Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:45 WIB

25 Pejabat Administrator Dilantik, Bupati Sumenep Pastikan Evaluasi Kinerja ASN Berjalan Ketat

Berita Terbaru