Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai upaya pemenuhan gizi anak usia dini di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur  justru menuai kritik.

Menu MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, di bawah naungan Yayasan Bakti Bunda Berkarya, diduga tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa Taman Kanak-kanak (TK).

Seorang wali murid yang memilih enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, menu MBG yang diterima anaknya pada Selasa (27/1), berupa mie goreng dengan lauk ayam suwir, namun dalam kondisi basi dan mengeluarkan bau menyengat.

“Menu hari ini mie goreng dengan ayam suwir sebagai protein, tapi ayam suwir nya sudah basi dan tidak layak dikonsumsi. Jelas itu bahaya buat anak-anak, apalagi anak TK” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :  MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Tak hanya lauk utama, buah salak yang disertakan sebagai pelengkap menu juga disebut dalam kondisi tidak segar dan sebagian telah busuk.

Menurut wali murid tersebut, kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan ke siswa.

“Untuk buah salak juga banyak yang busuk. Jujur saat tahu itu pasti kecewa. Sejak awal pembagian MBG tampilannya saja sudah kurang menarik. Apalagi sasarannya anak TK, tampilannya sama sekali tidak mengundang selera makan,” tuturnya.

Ia juga mempertanyakan pemilihan buah salak sebagai menu pendamping, mengingat jenis buah tersebut dikenal mudah membusuk jika tidak ditangani dengan baik.

“Buah salak itu paling gampang dan paling cepat busuk. Tapi kenapa masih bisa lolos sampai ke siswa?,” ungkapnya.

Lebih lanjut, wali murid tersebut menduga adanya potensi kontaminasi bakteri pada makanan lain dalam satu kotak makan, meski lauk dan menu utama dipisahkan sekat.

“Ayamnya sudah bau dan tak layak dimakan. Walaupun terpisah di satu kotak makan, bakteri dari yang basi itu bisa mengkontaminasi makanan lain,” tegasnya.

Lanjut ia juga menyebutkan, bahwa program MBG di sekolah anaknya baru berjalan pada minggu pertama pelaksanaan.

Namun sejak hari-hari awal, banyak menu yang tidak dimakan siswa. Bahkan pada hari pertama pembagian, makanan disebut banyak yang dilepeh oleh anak-anak.

Kondisi tersebut memicu kemarahan dan kekecewaan para wali murid terhadap pengelolaan MBG oleh SPPG Marengan Daya.

Baca Juga :  Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Pihaknya pun mendesak adanya evaluasi menyeluruh, audit kualitas bahan dan menu makanan, serta pertanggungjawaban dari pihak penyedia MBG agar keselamatan dan kesehatan anak-anak tidak dikorbankan.

Hingga berita ini terbitkan, SPPG Marengan Daya dari Yayasan Bakti Bunda Berkarya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyaluran menu MBG yang tidak layak konsumsi tersebut.

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal
MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam
Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap
SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:34 WIB

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:09 WIB

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:20 WIB

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB