SUMENEP, Seputar Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencatatkan capaian strategis dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut resmi meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, predikat tertinggi dalam sistem penilaian akreditasi rumah sakit nasional.
Prestasi ini diraih seiring dengan peningkatan status RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi rumah sakit tipe B, yang sekaligus menegaskan perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Madura.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, Erliyati menyampaikan, bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi layanan yang dilakukan secara menyeluruh, terutama melalui penguatan sistem manajemen dan percepatan digitalisasi pelayanan kesehatan.
“Akreditasi Paripurna ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran rumah sakit. Ini juga menjadi bukti komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu serta keselamatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya, Jumat (30/1/2026).
Lanjut ia menjelaskan, transformasi digital menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan. Digitalisasi diterapkan di hampir seluruh lini pelayanan, mulai dari sistem administrasi, pendaftaran pasien, pengelolaan antrean, pelayanan medis, hingga manajemen data pasien secara terintegrasi.
Melalui sistem tersebut, pasien kini dapat melakukan pendaftaran secara daring dan memperoleh nomor antrean secara lebih tertib, sehingga waktu tunggu pelayanan dapat diminimalkan.
Selain itu, Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah terintegrasi di seluruh unit layanan, mulai dari pendaftaran, poliklinik, laboratorium, hingga instalasi farmasi. Integrasi ini dinilai mampu memperlancar alur pelayanan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja tenaga kesehatan.
Menurutnya, RSUD dr. H. Moh. Anwar juga telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis aplikasi Meditrack, yang memungkinkan tenaga medis mengakses data pasien secara cepat, akurat, dan aman.
“Digitalisasi membawa perubahan signifikan. Proses layanan menjadi lebih cepat, koordinasi antarunit lebih efektif, dan data medis pasien tersimpan dengan baik. Semua kami lakukan demi layanan yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, integrasi sistem digital tersebut turut memperkuat koordinasi antar tenaga medis, khususnya dalam penanganan kasus-kasus kesehatan yang kompleks, sehingga tidak selalu membutuhkan rujukan ke luar daerah.
“Dengan status rumah sakit tipe B dan sistem layanan yang terintegrasi, kami semakin siap menangani pasien rujukan dan memberikan layanan kesehatan yang optimal,” pungkasnya.
Dengan diraihnya Akreditasi Paripurna Bintang Lima dan peningkatan status menjadi rumah sakit tipe B, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, semakin meneguhkan posisinya sebagai fasilitas kesehatan unggulan di Kabupaten Sumenep, yang berkomitmen terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi serta standar pelayanan kesehatan nasional. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









