Viral! SPPG Lenteng Barat Diduga Bagikan MBG Busuk, Wali Murid Protes

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

LAUK: SPPG Lenteng Barat diduga bagikan MBG busuk (Doc. Seputar Jatim)

LAUK: SPPG Lenteng Barat diduga bagikan MBG busuk (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi pemenuhan gizi anak sekolah justru memicu kemarahan masyarakat di Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Madura, Jawa Timur.

Sebuah video keluhan wali murid viral di media sosial setelah memperlihatkan kondisi makanan MBG yang diduga busuk dan tidak layak konsumsi.

Dalam video yang beredar di TikTok pada Kamis (5/3), seorang wali murid dengan nada geram memperlihatkan paket MBG yang diterima anaknya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut tempe yang dibagikan berbau menyengat, sementara ayam yang menjadi lauk utama diduga sudah rusak.

“MBG se Lenteng Bara’ ma’ gisru ya? Ma’ sampe’ bucco’ ya? Tempena bucco’ baceng. Ajema aga’ eolaanna riya, Arya tepote. Baceng ajema. Se naragi Lenteng Bara’, khususnya Gunung Malang Satu, Lenteng Barat Kecamatan Lenteng. Se naragi ka sakolaan As-Syafi’iah, MBG na bucco’… bucco’… bucco’ (MBG di Lenteng Barat kok kacau ya? Kok sampai busuk ya? Tempenya busuk dan bau. Ini ayamnya hampir keluar ulat, tampaknya ada putih-putihnya, bau ayamnya. Yang dibagikan ke sekolah As-Syafi’iah di Gunung Malang Satu. MBG-nya busuk… busuk… busuk, red),” keluhnya dalam video tersebut, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Diketahui, menu MBG tersebut didistribusikan oleh SPPG Lenteng Barat yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom.

Munculnya kasus ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengawasan dapur MBG.

Dalam standar operasional program, setiap makanan yang akan didistribusikan seharusnya melalui proses pengecekan berlapis sebelum sampai ke sekolah.

Biasanya, menu yang akan dibagikan telah diperiksa oleh tim dapur yang terdiri dari ahli gizi, food handler, hingga chef yang bertanggung jawab atas kualitas dan keamanan makanan.

Jika prosedur pengecekan benar-benar dijalankan secara ketat, makanan dengan kondisi berbau, rusak, atau tidak layak konsumsi seharusnya tidak pernah keluar dari dapur produksi.

Karena itu, kasus ini tidak sekadar soal keluhan wali murid yang viral di media sosial. Persoalan ini menyentuh integritas sistem pengawasan dalam program MBG yang berkaitan langsung dengan kesehatan anak-anak.

Program MBG yang menggunakan anggaran besar seharusnya menjamin makanan yang aman, segar, dan layak konsumsi.

Ketika justru muncul dugaan makanan busuk beredar di sekolah, publik berhak mempertanyakan kinerja pengawasan dan tanggung jawab pihak pelaksana.

Baca Juga :  Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG

Hingga berita ini terbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG Lenteng Barat maupun Yayasan Darul Arqom terkait keluhan yang viral tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha
Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih
Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Berita Terbaru