ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAMADAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berfoto bersama usai penyerahan zakat secara simbolis kepada perwakilan lembaga penyalur di Pendopo Keraton Sumenep (SandiGT-Seputar Jatim)

RAMADAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berfoto bersama usai penyerahan zakat secara simbolis kepada perwakilan lembaga penyalur di Pendopo Keraton Sumenep (SandiGT-Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyalurkan ribuan paket zakat fitrah yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sebanyak 3.322 paket beras berhasil dikumpulkan dan disalurkan melalui 139 lembaga penyalur yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.

Penyaluran zakat fitrah tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kepada perwakilan lembaga penyalur dan masyarakat penerima di Pendopo Keraton Sumenep.

Setiap paket zakat berisi 3 kilogram beras yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Program pengumpulan zakat fitrah dari ASN ini menjadi bagian dari gerakan kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Sumenep selama bulan suci Ramadan. Selain sebagai bentuk kewajiban ibadah, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat solidaritas sosial sekaligus memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Job Fair Sumenep Dinilai Tak Optimal, Ratusan Pencari Kerja Menanti Kepastian

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menjelaskan zakat fitrah tersebut dihimpun dari ASN di berbagai organisasi perangkat daerah, mulai dari dinas, badan, kantor, bagian hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Hingga 10 Maret 2026 jumlah zakat yang terkumpul mencapai Rp127.640.000 serta 285 paket beras. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli tambahan beras sebanyak 2.837 paket, sehingga total zakat fitrah yang disalurkan kepada masyarakat mencapai 3.322 paket beras,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Menurut Rahman Riadi, penyaluran zakat fitrah sengaja dilakukan melalui berbagai lembaga sosial dan keagamaan agar distribusinya lebih merata dan tepat sasaran.

Sebanyak 139 lembaga telah mengajukan permohonan resmi untuk menjadi mitra penyalur zakat kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dalam pendistribusian tersebut, Pasukan Kuning dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep menjadi salah satu penerima prioritas dengan alokasi 150 paket beras. Para petugas kebersihan ini dinilai layak mendapat perhatian karena peran penting mereka dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota setiap hari.

Baca Juga :  Masalah MBG Terkuak, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Lakukan Upaya Redam Pemberitaan

Selain kepada Pasukan Kuning, zakat fitrah juga disalurkan kepada berbagai lembaga keagamaan seperti masjid, musala, organisasi keagamaan, serta lembaga sosial kemasyarakatan yang kemudian mendistribusikannya kepada masyarakat yang berhak menerima.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pengumpulan zakat fitrah dari ASN merupakan tradisi baik yang terus dijaga pemerintah daerah setiap bulan Ramadan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial pemerintah kepada masyarakat.

“Semoga bantuan zakat fitrah ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat nilai solidaritas dan gotong royong di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak
Disbudporapar Sumenep Tertibkan Usaha Hiburan, Pariwisata Didorong Lebih Profesional
Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo
Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Jumat, 24 April 2026 - 12:25 WIB

Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi

Kamis, 23 April 2026 - 21:08 WIB

Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak

Berita Terbaru