Ramadan Penuh Kepedulian, Said Abdullah Santuni Ratusan Ojol di Sumenep

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAHAGIA: Seorang perempuan membagikan bantuan kepada para pengemudi ojek online saat kegiatan sosial Ramadan di Islamic Center Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

BAHAGIA: Seorang perempuan membagikan bantuan kepada para pengemudi ojek online saat kegiatan sosial Ramadan di Islamic Center Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, MH Said Abdullah, memberikan bantuan berupa paket sembako dan tali asih kepada ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Islamic Center Sumenep, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Para pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep tampak antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi hari.

Dalam keterangannya, Said Abdullah yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para pekerja sektor informal yang memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Para pengemudi ojek online adalah pejuang ekonomi keluarga yang bekerja tanpa mengenal waktu. Kami ingin memastikan bahwa di bulan penuh berkah ini, mereka juga merasakan perhatian dan kepedulian,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Ia menambahkan, esensi utama dari kegiatan tersebut bukan terletak pada besar kecilnya bantuan, melainkan pada semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang perlu terus dijaga, terutama di bulan Ramadan.

“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat,” katanya.

Said juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemangku kepentingan dan kalangan mampu, untuk ikut memperkuat budaya berbagi, terlebih menjelang Idulfitri saat kebutuhan masyarakat meningkat.

“Kepedulian sosial harus menjadi gerakan bersama, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja,” tegasnya.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat. Said mengaku ingin menyerap langsung aspirasi para pengemudi ojol terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

“Kami hadir tidak hanya untuk memberi, tetapi juga untuk mendengar. Aspirasi ini menjadi masukan penting dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja sektor informal,” ungkapnya.

Baca Juga :  GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat

Sementara itu, salah satu pengemudi ojol, Dea, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menilai perhatian tersebut sangat berarti, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga menjelang Lebaran. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengemudi ojol yang membutuhkan.

“Semoga ke depan semakin banyak teman-teman ojol yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru