Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOGET: Pemilik SPPG di Pamekasn hamburkan uang saat konser Valen (SC. TikTok)

JOGET: Pemilik SPPG di Pamekasn hamburkan uang saat konser Valen (SC. TikTok)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Jagat media sosial, khususnya TikTok, kembali dihebohkan dengan beredarnya video aksi seorang pria berinisial YD yang menyita perhatian publik.

YD yang diketahui merupakan pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pamekasan, terekam kamera tengah naik ke atas panggung saat konser pedangdut Valen Akbar dalam acara halalbihalal di Gedung Bakorwil Pamekasan, Rabu (25/3) malam.

Dalam video yang viral, YD tampak berjoget di atas panggung sembari menghamburkan uang ke arah penyanyi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut menjadi sorotan lantaran cara sawerannya dinilai tak biasa. Ia terlihat menggesekkan uang sebelum dilempar hingga berhamburan, memancing sorak dan riuh penonton yang hadir.

Baca Juga :  Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Hemat BBM Lewat Jalan Kaki dan Bersepeda Tiap Jumat

Potongan video itu dengan cepat menyebar luas dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Sebagian menyayangkan aksi tersebut karena dianggap kurang pantas dilakukan dalam acara resmi, sementara lainnya menilai hal itu sebagai bentuk hiburan semata.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak panitia dari Pamekasan Kreatif memberikan klarifikasi. Mereka membantah narasi negatif yang berkembang di media sosial.

Panitia menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan kondusif.

Mereka juga menyebut tidak ada aksi joget berlebihan seperti yang ramai diperbincangkan, serta memastikan para penonton tetap menikmati pertunjukan dengan baik tanpa gangguan berarti.

Meski demikian, polemik yang terlanjur viral menunjukkan bagaimana satu potongan video dapat memicu persepsi berbeda di tengah masyarakat, terutama ketika konteks kejadian tidak sepenuhnya tersampaikan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Berita Terbaru

BERBATIK: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan komitmen lembaganya dalam menerapkan keterbukaan informasi publik dan memperluas partisipasi masyarakat dalam proses legislasi daerah (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:43 WIB