ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT: Tim ACCESS menggandeng Dinas Kesehatan dan DPRD Pamekasan, untuk melakukan penelitian dampak program MBG (Doc. Seputar Jatim)

RAPAT: Tim ACCESS menggandeng Dinas Kesehatan dan DPRD Pamekasan, untuk melakukan penelitian dampak program MBG (Doc. Seputar Jatim)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Upaya mengukur efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai mendapat perhatian serius.

Tim peneliti Academic and Social Studies (ACCESS) menggandeng Dinas Kesehatan dan DPRD Pamekasan, untuk melakukan penelitian terkait kondisi tumbuh kembang anak sebelum dan sesudah program MBG dijalankan.

Rencana penelitian tersebut dibahas dalam pertemuan strategis antara Tim ACCESS dan Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam audiensi itu, Tim ACCESS yang diwakili Mashud, Imam Ghazali, serta Moh Efendi, memaparkan konsep penelitian yang akan difokuskan pada pengukuran status gizi dan tumbuh kembang anak penerima manfaat program MBG.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, dr. Saifudin, menyatakan dukungan penuh terhadap penelitian tersebut. Menurutnya, evaluasi berbasis data sangat penting untuk memastikan program MBG benar-benar memberikan dampak positif bagi kesehatan anak.

“Kami mendukung penuh penelitian ini karena program MBG harus dapat diukur efektivitasnya. Dengan evaluasi yang terstruktur, pemerintah bisa mengetahui sejauh mana dampak program terhadap kondisi gizi dan kesehatan anak,” ungkapnya, di Kantor Dinas setempat, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga :  KNPI Sumenep Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Satukan Energi Pemuda untuk Kemajuan Daerah

Tak hanya memberikan dukungan moril, Dinas Kesehatan juga siap membantu penyediaan data kesehatan yang dibutuhkan tim peneliti selama proses riset berlangsung.

Penelitian ini nantinya akan dilakukan di sejumlah Posyandu penerima program MBG di Kabupaten Pamekasan. Sasaran utama penelitian adalah anak usia 1 hingga 5 tahun yang berada pada masa emas pertumbuhan atau golden age.

Dukungan terhadap riset tersebut juga datang dari kalangan legislatif. Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Abd Rasyid Fansori, menilai penelitian independen semacam ini penting untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap program pemerintah.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan sekaligus Ketua Paguyuban Mitra MBG, Mohammad Saedy Romli, menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan mitra pelaksana program.

Menurutnya, hasil penelitian nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi strategis bagi keberlanjutan program MBG agar semakin tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, hasil penelitian diharapkan mampu menjadi rujukan ilmiah bagi Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam menyusun kebijakan kesehatan dan peningkatan kualitas gizi anak di masa mendatang. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien
Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat
Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Teknologi RFA, Tangani Tumor Tanpa Operasi
Selama Ramadhan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tetap Maksimal Layani Pasien 24 Jam
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Layanan Inklusif, Edukasi Kesehatan Gratis untuk Anak Difabel di SLB Saronggi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:10 WIB

ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:57 WIB

Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:34 WIB

Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Inovasi Pengantaran Obat Gratis ke Rumah Pasien

Rabu, 22 April 2026 - 15:47 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Percepat Evaluasi PTM, Dorong Skrining Proaktif hingga ke Masyarakat

Berita Terbaru