DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENULIS: Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sedang rapat dengan anggota dewan (Foto Istimewa)

MENULIS: Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sedang rapat dengan anggota dewan (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk memperluas penerapan sistem transaksi elektronik di berbagai sektor pelayanan publik.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan keuangan daerah sekaligus meminimalisir potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, menegaskan bahwa digitalisasi transaksi saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera diimplementasikan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sistem transaksi berbasis elektronik tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Digitalisasi transaksi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Selain mendorong peningkatan PAD, sistem ini juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas,” katanya, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau

Lanjut Faisal menjelaskan, penerapan sistem digital mampu menekan potensi kebocoran pendapatan di berbagai sektor, karena seluruh proses transaksi tercatat secara otomatis, lebih rapi, dan mudah diawasi.

“Dibandingkan sistem konvensional, mekanisme digital lebih terukur dan memudahkan pengawasan terhadap alur penerimaan keuangan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD Sumenep juga telah menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah daerah untuk menyempurnakan implementasi sistem digital tersebut agar berjalan lebih optimal.

Dengan pengawasan yang lebih terbuka dan sistem yang terintegrasi, diharapkan tata kelola keuangan daerah dapat berjalan lebih profesional, efisien, dan berdaya saing.

“Ini juga menjadi bukti bahwa ruang partisipasi masyarakat terbuka luas dalam pembangunan daerah, karena semua unsur diberi kesempatan untuk ikut memberikan kontribusi nyata,” imbuhnya. (EM)

*.

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat
Rayakan HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Bergerak dan Berkarya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:31 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB