SUMENEP, Seputar Jatim – Respons cepat personel Yonif TP 931/Kostrad (Satria Jokotole) bersama tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil mengendalikan kebakaran yang melanda Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu menghanguskan tiga bangunan dapur yang juga difungsikan sebagai kandang ternak milik Nailur, Mail, dan Dul Halim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan pertama diterima melalui layanan darurat Call Center 112 Kabupaten Sumenep pada pukul 14.43 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua ekor anak sapi dilaporkan mati terbakar. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menindaklanjuti laporan tersebut, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole bersama dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Sumenep langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.
Sesampainya di lokasi, petugas gabungan bersama warga bergerak cepat memadamkan kobaran api sekaligus mencegahnya merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Berkat sinergi seluruh unsur, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa jam proses penanganan.
Komandan Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole, Mayor Inf. Aditya Danang Putranto, mengatakan keterlibatan personelnya merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
“Kami langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta personel begitu menerima informasi adanya kebakaran. Sinergi antara prajurit Yonif TP 931/Kostrad, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep, dan masyarakat menjadi kunci sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke permukiman warga,” katanya, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan dalam memberikan bantuan saat terjadi bencana maupun keadaan darurat.
“Setiap kali masyarakat membutuhkan bantuan, kami akan berupaya hadir secepat mungkin sesuai kemampuan dan sumber daya yang dimiliki satuan. Membantu masyarakat merupakan bagian dari pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Mayor Danang juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa ketiga warga Desa Payudan Dundang tersebut. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan dapat segera bangkit dari musibah.
“Kami turut berduka dan menyampaikan rasa prihatin kepada para korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi cobaan ini serta segera dapat kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala,” tuturnya.
Di akhir keterangannya, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, mulai dari memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, berhati-hati saat menggunakan kompor, hingga mengawasi sumber api lainnya.
“Kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran. Dengan demikian, risiko kerugian yang lebih besar dapat diminimalkan,” pungkasnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









