Desa di Ponorogo Wajib Pentaskan Reog Sebulan Sekali

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2019 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pementasan Reog Ponorogo (ist)

Pementasan Reog Ponorogo (ist)

Ponorogo, seputarjatim.com- Pelestarian kesenian tradisional Reog terus digagas Pemkab Ponorogo. Pemerintah setempat mulai mengevaluasi bantuan anggaran kesenian Rp 1 Milyar yang diberikan untuk setiap desa per tahunnya.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menuturkan jika selama 5 tahun terakhir dana yang masuk ke kas Desa itu telah banyak digunakan untuk pembelian peralatan kesenian Reog dan gamelannya. Hanya saja alat-alat kesenian ini jarang digunakan di masyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sampang Diadang Warga Saat Sidak Proyek Bermasalah

“Kami akan melakukan evaluasi dalam hal pemberian Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) ini,” tegas Bupati Ipong Muchlissoni, Rabu (26/6/2019).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan catatan Pemkab Ponorogo, gelaran kesenian Reog di Ponorogo terkesan kurang semarak dalam 5 tahun terakhir.

“Kami mendorong Kepala Desa sebagai ujung tombak pemerintahan desa untuk menghidupkan kembali kesenian Reog setiap bulannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sopir Nyabu Ditangkap

Dari 307 Desa yang ada di Ponorogo, saat ini hanya tersisa 100 komunitas Reog yang masih aktif. “Mulai bulan depan, kesenian Reog wajib dipentaskan serentak di seluruh Desa, misalnya tanggal 11 tiap bulannya. Ini harus jadi agenda rutin semua Desa di Ponorogo,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025
Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong 2025 di Sumenep
Festival Musik Tong-Tong Masuk KEN 2025, Disbudporapar Sumenep Siap Tampilkan Budaya Sumenep Tingkat Nasional

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Rabu, 19 November 2025 - 14:25 WIB

Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 23:53 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja

Berita Terbaru