Lomba Ayam Bekisar, Wabup Fauzi: Semua Kantor Wajib Pelihara Seekor Bekisar

- Redaksi

Minggu, 27 Oktober 2019 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com- Lomba seni suara ayam bekisar digelar di lapangan GOR Ahmad Yani, Panglegur, Kota Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 27/10/2019. Lomba tingkat nasional ini diikuti ratusan pengggemar ayam bekisar dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Karena ini tingkat nasional, yang datang ada dari Jogja, Bogor, Bali, Jakarta, dan kota-kota di Jawa Timur,” terang Farid Wajdi, ketua Keluarga Penggemar Ayam Bekisar (Kemari) Cabang Sumenep.

Masih menurut Farid, ajang ini juga menjadi momen silaturahmi antar sesama pecinta ayam hasil persilangan antara ayam hutan dan ayam kampung tersebut. Lomba seni suara ayam bekisar juga terbukti mampu mendongkrak sisi perekonomian para peternaknya.

“Yang ternak bisa untung karena pemesan bibit ayam bekisar juga makin banyak,” imbuh Farid.

Baca Juga :  Kemelut Kepengurusan PWI Pusat, Buat Marwah Organisasi Semakin Terpuruk
Peserta menyiapkan ayam bekisar dalam lomba nasional yang digelar di lapangan GOR Ahmad Yani, Kota Sumenep, Minggu, 27/10/2019. (Farin/ SJ Foto)

Lomba seni suara ayam bekisar ini dinilai langsung oleh 10 juri yang berasal dari perwakilan organisasi Keluarga Penggemar Ayam Bekisar (Kemari). “Ada 3 sesi lomba yang kita siakan. Pertama kelas utama, madya dan pratama. Kalau soal penilaian suara ayam bekisar terbaik ya dari kokokannya. Harus lantang, tidak serak, dan melengking,” jelasnya.

Bagi penggemar ayam bekisar, lomba tingkat nasional ini menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu. “Kita kan mau mengukur kemampuan ayam kita saat bertemu dengan ayam-ayam bekisar terbaik se-Indonesia. Saya siapkan dengan melakukan penjemuran rutin seminggu terakhir ini,” terang Didik, salah seorang peserta lomba asal Kota Sumenep.

Hal yang sama juga disampaikan Haryono, peserta lomba asal Kota Surabaya. Menurut pria yang juga menjadi Ketua Kemari Surabaya ini, datang ke lomba ayam bekisar sudah menjadi kewajiban bagi penggemarnya.

Baca Juga :  Cegah kejahatan korupsi di Indonesia, LPKAN dan LKHI gelar FGD

“Apalagi cuma di Jawa Timur, diluar Jawa aja saya hadir. Ini saya cuma bawa satu ekor ayam, karena banyak ayam milik saya yang kurang siap. Tapi kalau jumlah ayam bekisar milik saya semuanya ada 26 ekor,” terang Haryono.

Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep yang membuka lomba nasional ayam bekisar berharap, pelestarian ayam yang menjadi maskot provinsi Jawa Timur tersebut harus senantiasa didukung.

“Kedepan kita akan wajibkan seluruh kantor OPD dan instansi pemerintahan di Sumenep, agar memajang dan memelihara seekor ayam bekisar di bagian depan kantor,” kata Wabup Fauzi disambut tepuk tangan peserta lomba yang hadir. (Far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan
Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Senin, 30 Maret 2026 - 11:25 WIB

Darurat Sampah! Pantai Slopeng Sumenep Terancam Ditinggal Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:58 WIB

Festival Ketupat Sumenep 2026 Kini Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

BERDIRI: DPRD Sumenep saat membuka rapat paripurna membahas Raperda 2026 (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:56 WIB