Job Market Fair di Lamongan Kini via Media Daring

- Redaksi

Rabu, 6 November 2019 - 15:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Disnaker Kabupaten Lamongan membuka Job Market Fair (JMF) tahap 2, Rabu, 06/11/2019. (Mahrus/ SJ Foto)

Disnaker Kabupaten Lamongan membuka Job Market Fair (JMF) tahap 2, Rabu, 06/11/2019. (Mahrus/ SJ Foto)

LAMONGAN, seputarjatim.com– Setelah menggelar Job Market Fair (JMF) pertama April silam, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kembali menggelar bursa kerja tahap kedua dengan sistem yang lebih fleksibel. Para pencari kerja kali ini cukup mendaftar secara daring yang dapat dilakukan dimana saja. Sistem ini diharapakan memudahkan, baik untuk pencari kerja maupun perusahaan.

Selain itu, Disnaker Lamongan bisa memantau secara real time, berapa pencari kerja yang sudah diterima dan bekerja dimana. “Pemerintah berusaha mempercepat penyerapan tenaga kerja. Job Market Fair tahun 2019 yang dilaksanakan dengan cara yang lebih dinamis ini diharapkan dapat semakin efektif mengurangi angka pengangguran,” ungkap Bupati Lamongan Fadeli, saat membuka JMF tahap II, di Halaman Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Lamongan, Rabu, 06/11/2019.

Baca Juga :  Pasien Corona Bangkalan Bertambah Dua

“Saat Job Market Fair pertama saya bilang kalau caranya masih lama, maka tidak bisa mempercepat penyerapan tenaga kerja, sehingga harus ada yang berbeda. Pemerintahan di era industry 4.0 harus melek teknologi. Karena itu saya mengapresiasi adanya inovasi seperti ini,” ujar Fadeli.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lamongan Fadeli membuka Job Market Fair (JMF) tahap 2 di halaman gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu, 06/11/2019. (Mahrus/ SJ Foto)

Kepala Disnaker Kabupaten Lamongan Hamdani Azhari mengatakan, dengan menggunakan sistem berbasis teknologi tersebut, para pencari kerja dimudahkan dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan minatnya. Sementara bagi perusahaan, juga cepat mendapat tenaga kerja dengan klasifikasi yang sesuai. Lewat aplikasi yang sama, pencari kerja juga dapat melakukan bimbingan karir secara online.

Baca Juga :  Bersama Perbankan, PN Sumenep Sosialisasikan Perma No 4/2019 Tentang Gugatan Sederhana

“Ini adalah komitmen kami untuk terus memberi informasi kepada pencari kerja. Sehingga JMF kali ini dikemas berbeda, yakni dengan inovasi menggunakan sistem daring. Di sistem saat ini tercatat sudah 700 pencari kerja yang mendaftar” ujarnya.

JMF tahap II ini diikuti 31 perusahaan dalam dan luar kota dan menyediakan 1500 lowongan pekerjaan. Penyelenggara JMF kali ini menggunakan sistem daring yang terkoneksi dengan sistem Kementerian Tenaga Kerja. Pendaftar tinggal masuk web pendaftaran bursa kerja di e-bursakerja.kemnaker.go.id. Disini pencari kerja sudah bisa mengunggah file biodata, dan sejumlah lampiran lamaran pekerjaan seperti ijazah. Sehingga tidak perlu lagi repot membawa fisiknya saat di JMF. (rus/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru