Home / Tak Berkategori

Mahasiswa Penyebar Fitnah Masjid Jamik Sumenep Sarang Radikal Meminta Maaf

- Redaksi

Jumat, 8 November 2019 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINTA MAAF: Mohammad Choliq (songkok hitam), Mahasiswa penyebar fitnah Masjid Jamik Sumenep dikuasai kelompok radikal meminta maaf kepada pengurus takmir. (Husin Satriawan for seputarjatim.com)

MINTA MAAF: Mohammad Choliq (songkok hitam), Mahasiswa penyebar fitnah Masjid Jamik Sumenep dikuasai kelompok radikal meminta maaf kepada pengurus takmir. (Husin Satriawan for seputarjatim.com)

SUMENEP, seputarjatim.com Mohammad Choliq, (21), mahasiswa penyebar fitnah Masjid Jamik Sumenep menjadi sarang kegiatan orang-orang radikal akhirnya meminta maaf. Pemuda warga Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep itu menghadapi takmir Masjid Jamik dan mengklarifikasi pernyataannya. Choliq juga membuat surat permohonan maaf dilengkapi materai.

Husin Satriawan, Ketua Takmir Majid Jamik Sumenep menyayangkan tindakan yang dilakukan mahasiswa tersebut. “Ini orang terdidik. Kalau dengar isu diluar yang tidak benar tentang kami, tanyakan langsung, konfirmasi biar jelas. Jadi tidak asal menyebarkan fitnah apalagi melalui media sosial,” terang Husin Satriawan, Jumat, 08/11/2019.

Baca Juga :  Satria Tama, Perjuangan Sepakbola dan Kuliah

Saat ini menurut Husin, Takmir Majid Jamik Sumenep masih memburu satu pelaku lain penyebar fitnah yang dilakukan bersama Choliq.

“Pemilik akun atas nama Raden Saghara juga kami cari. Ini serius kami cari. Karena yang difitnah itu Majid Jamik Sumenep, Masjid yang dibangun dan dirawat oleh leluhur kami. Perbuatan Raden Saghara ini harus dipertanggungjawabkan,” pungkas Husin Satriawan. (dik/red)

Baca Juga :  Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Rumah dan Lahan Pertanian Terendam Banjir

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru