Home / Tak Berkategori

18.400 Alat Rapid Test Tiba, Jawa Timur Tes Covid-19 Serentak Mulai Hari Ini

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2020 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

18.400 alat rapid test mulai dibagikan di Jawa Timur sejak hari ini, Jumat, 27/03/2020. (*)

18.400 alat rapid test mulai dibagikan di Jawa Timur sejak hari ini, Jumat, 27/03/2020. (*)

SURABAYA, seputarjatim.com- Pemprov Jawa Timur akan menggelar rapid test serentak Covid-19 di 38 kabupaten/kota mulai hari ini, Jum’at (27/3). Sebanyak 18.400 alat rapid test telah tiba di Jawa Timur dan telah didistribusikan ke 65 rumah sakit rujukan dan dinas kesehatan di seluruh kabupaten/kota.

Alat rapid test yang didistribusikan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 8.400 dan sebanyak 10.000 rapid test bantuan dari Yayasan Tzu Chi Buddha.

“Dari total rapid test yang ada di Jawa Timur, sebanyak 18.400, malam ini yang kami bagi ke daerah ada sebanyak 16.600 untuk 65 rumah sakit rujukan sebanyak 9.500 dan 7.020 untuk dinas kesehatan kabupaten/kota di Jawa Timur. Sisanya sebanyak 1.800 kita gunakan untuk bufferstock,” kata Khofifah, Kamis (26/3).

Dikatakan wanita yang juga mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan tersebut, pembagian alat rapid test ke rumah sakit rujukan ditentukan secara proporsional dengan melihat kebutuhan, jumlah ruang isolasi dan juga pasien covid-19 yang dirawat.

Baik yang positif covid-19, maupun dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) ataupun orang dengan pemantauan (ODP).

Misalnya Kota Surabaya mendapatkan 32 box alat rapid test, kemudian untuk Kabupaten Tulungagung mendapatkan 38 box alat rapid test, serta Kota Malang mendapatkan kan 21 box alat rapid test. Dengan masing-masing box berisi 20 buah alat rapid test.

Saat distribusi alat rapid test dilakukan di Grahadi, turut disimulasikan tata cara penggunaan rapid test. Para petugas rumah sakit juga diberi manual book serta akan dilatih terlebih dahulu sebelum melakukan rapid test virus corona ini.

Baca Juga :  Terpapar Corona, Warga Perumahan di Sumenep Lakukan Penyemprotan Tengah Malam

Sebagaimana diketahui, rapid test ini merupakan alat deteksi antibodi untuk virus corona jenis SARS-COV-2 yang menyebabkan penyakit covid-19 dengan melalui pengambilan sampel darah. Dengan alat ini, apakah seseorang terjangkit virus corona ataukah tidak, bisa diketahui hanya dalam waktu 15 menit hingga 20 menit.

Lalu siapa yang akan mendapatkan prioritas untuk dites menggunakan rapid test ini? Secara khusus Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa siapa-siapa yang menjadi prioritas untuk dites cepat corona ini ada empat golongan.

“Prioritas pertama, adalah yang mengalami kontak erat risiko tinggi. Mereka adalah yang memiliki kontak dengan kasus konfirmasi positif covid-19. Termasuk di dalamnya adalah tenaga kesehatan, dokter, perawat dan juga yang mengantar dan membersihkan ruangan di tempat orang positif covid-19 dirawat,” kata Khofifah.

Selain itu, yang juga masuk dalam prioritas pertama juga mereka yang berada dalam satu ruangan yang sama dengan kasus positif mulai 2 hari sebelum kasus timbul sampai 14 hari setelah kasus timbul.

Serta juga orang yang bepergian bersama dengan segala jenis alat angkutan atau kendaraan mulai 2 hari sebelum kasus timbul sampai 14 hari setelah kasus timbul.

Kemudian prioritas kedua adalah mereka yang berstatus PDP, bila pemeriksaan PCR tidak memungkinkan dilakukan atau memerlukan waktu yang lama.

Baca Juga :  Ratusan Pendukung Iringi Pak Yes Kembalikan Formulir ke DPC Partai Demokrat

Lalu prioritas ketiga adalah ODP sedangkan jenjang prioritas keempat adalah mereka yang memiliki kontak erat risiko rendah.

“Bagi rumah sakit yang sudah mendapatkan alat rapid test, maka saya minta untuk segera melakukan rapid test virus corona ini. Akan tetapi penting diingat jangan sampai tesnya dilakukan secara massal dan malah membuat pusat keramaian baru. Tetap jaga jarak aman,” tegas Khofifah.

Sebagaimana diketahui, per Kamis (26/3), total kasus positif covid-19 di Jawa Timur mencapai 59 orang. Dengan 8 tambahan kasus positif baru yang tersebar 2 di Surabaya, 3 di Sidoarjo, 2 di Kediri dan 1 di Gresik.

Dengan begitu saat ini untuk rincian perkembangan kasus covid-19 positif di Surabaya ada 33 orang, di Kabupaten Sidoarjo ada 8 orang, di Magetan ada 8 orang, Kabupaten Malang ada 4 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, dan Kota Malang 2, Kabupaten Blitar ada 1 orang serta Gresik ada 1 orang.

Sedangkan yang terkonfirmasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim 221 orang, dan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terkonfirmasi ada 3.055 orang.

Dari total jumlah kasus positif covid-19 di Jatim 7 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk kasus positif yang meninggal menjadi 3 orang yaitu 1 orang dari Surabaya, 1 orang dari Sidoarjo dan 1 orang dari Malang. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung
Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi
ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H
Serang Profesi Wartawan, IWO Resmi Laporkan Akun TikTok Juan Kurniawan ke Polres Sumenep
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:09 WIB

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:23 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:42 WIB

UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:00 WIB

ASN Sumenep Salurkan 3.322 Paket Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru