Home / Tak Berkategori

Pleci, Burung Berkacamata

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2020 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burung Pleci asal Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur. (Mg1/red)

Burung Pleci asal Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur. (Mg1/red)

MASALEMBU, seputarjatim.com- Kecamatan Masalembu memiliki ragam daya tarik. Selain terkenal dengan panorama indahnya, pulau terjauh di Kabupaten Sumenep ini juga kaya akan potensi flora dan fauna.

Tak ada di wilayah lain, Pulau Masakambing yang merupakan gugusan Pulau Masalembu menjadi habitat alami burung pleci.

“Iya di Pulau Masakambing memang penuh dengan burung pleci. Ya dari dulu. Burungnya kecil, berwarna kuning, hidupnya bergerombol,” terang Daeng Usman, petugas BKSDA Pulau Masalembu.

Baca Juga :  Perjalanan ke Pulau Putri

Saat ini menurut Usman keberadaan Burung Pleci telah dilindungi undang-undang. “Kalau dulu orang bebas berburu, sekarang tidak boleh lagi ya. Jadi orang yang berniat mengambil di alam untuk dijual akan ditindak,” tegasnya.

Keunikan lain yang ada di Pulau Masakambing menurut Usman adalah burung Kakatua Jambul Kuning mini. Sama seperti Pleci, burung ini pun juga dilindungi.

Baca Juga :  Viral Anggota Dewan Joget Dikapal, PMII Sumenep: Mereka Merayakan Prestasi Sumenep Termiskin Ketiga di Jatim

“Kalau Kakatua semua sudah tahu kalau dilindungi. Tapi kalau Pleci belum semua tahu. Makanya terus kita sosialisasikan,” imbuhnya.

Untuk berkunjung ke Pulau Masakambing dibutuhkan perjalanan laut selama 18 jam dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

“Yang ingin wisata kesini nanti akan kita antar keliling Pulau. Nanti saya tunjukkan lokasi yang jadi tempat favorit burung berkumpul,” pungkas Usman. (Mg1/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Berita Terbaru