AirNav Surabaya : Menjaga Keselamatan Penerbangan Tugas Bersama

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2019 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta Safety Awareness & Security Review, AirNav Cabang Surabaya. (dsb/ SJ Foto)

Foto bersama peserta Safety Awareness & Security Review, AirNav Cabang Surabaya. (dsb/ SJ Foto)

Sumenep, seputarjatim.com Menjaga keamanan dan keselamatan transportasi udara menjadi tanggung jawab bersama. Demikian pesan yang disampaikan AirNav Cabang Surabaya, dalam kegiatan Safety Awareness & Security Review yang berlangsung di Hotel C-1, Kota Sumenep, Jawa Timur, Selasa, 16/07/2019.

Sosialisasi ini digelar di Kota Sumenep, karena berdasarkan data yang dihimpun AirNav Cabang Surabaya, kasus laporan ‘hazard’ di wilayah operasional Bandara Trunojoyo masih terbilang tinggi. Kasus teranyar adalah gangguan frekuensi radio sebanyak 5 kasus.

Dian Subismo, Manager Operasional AirNav Cabang Surabaya dalam paparannya menyebutkan, di tahun 2017 gangguan frekuensi penerbangan yang terjadi di seluruh bandara se-Jawa Timur terjadi sebanyak 56 kasus. Angka ini naik di tahun 2018 menjadi 73 kasus. Sementara di tahun 2019, AirNav Cabang Surabaya telah mencatat laporan 28 kasus gangguan frekuensi penerbangan.

Baca Juga :  Bank BPRS Bhakti Sumekar Buka Layanan Promo Berkah hingga Suku Bunga 0,5 Persen

“Masalah gangguan frekuensi ini menjadi sangat penting. Karena ini merupakan nyawanya penerbangan. Disitulah proses komunikasi antara pilot pesawat dan bandara dilakukan. Jadi kalau itu terganggu akan sangat berbahaya,” terangnya.

Sementara terkait dengan problem gangguan penerbangan lain, Bayu Kristanto, Manager Station Lion Air menyampaikan, kasus yang baru saja dialami maskapainya adalah gangguan layang-layang. “Minggu lalu baling-baling pesawat kami penuh dengan senar layang-layang. Dari laporan pilot, kemungkinan benang layang-layang ini berasal dari Kecamatan Rubaru, Sumenep,” ungkap Bayu dalam sesi tanya jawab.

Suharto, Kepala Desa Kalianget Barat yang hadir dalam acara ini mengaku akan membantu AirNav Cabang Surabaya dalam mensosialisasikan tema keselamatan penerbangan itu ke warga Desanya. “Masyarakat mungkin bisa lebih mengerti, kalau AirNav nanti membuat semacam selebaran memuat hal-hal yang mengganggu penerbangan,” harap Suharto.

Baca Juga :  Sudah Tanggal 5 Januari 2023, ASN Pemkab Sumenep Belum Gajian

Adit Bahtera Putra, Kepala Cabang Pembantu AirNav Sumenep berharap acara ini dapat memberi wawasan penting kepada warga di Kabupaten Sumenep. “Menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan itu tugas kita bersama,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi Safety Awareness & Security Review, AirNav Cabang Surabaya ini diikuti perwakilan Pemkab Sumenep, Polres, Kodim Sumenep, Otoritas Bandara se-Jawa Timur, Operator Penerbangan, Pers, Camat dan Kepala Desa, serta Tokoh Masyarakat di wilayah operasi AirNav Cabang Pembantu Sumenep. (dik/ red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru