Tingkatkan Pembuatan Peta Digital Berbasis GIS, Disperkimhub Sumenep Gelar Coaching Clinic

- Redaksi

Kamis, 1 September 2022 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com–Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan peta digital berbasis GIS. Pemerintah Kabupaten Sumenep melaluu Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep mengadakan Coaching Clinic “Implementasi GIS dalam Pemetaan Aset Tanah”.

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan berlangsung selama dua hari, yakni pada pada tanggal 24 s.d 25 Agustus 2022.

Acara Coaching Clinic ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Ir. Mohammad Jakfar MM. Dalam sambutannya, Jakfar menyampaikan bahwasanya acara coaching clinik ini digagas berangkat dari keinginan besar untuk adanya sedikit perubahan di Kabupaten Sumenep, salah satunya adalah menertibkan secara administrasi aset-aset milik Pemerintah Kabupaten Sumenep yang berupa aset tanah.

“Digelarnya coaching clinic ini agar peserta memiliki integritas dan kepedulian serta memiliki keinginan untuk terus memajukan Kabupaten sumenep, salah satunya dengan ikut berpartisipasi menertibkan aset-aset milik pemerintah Kabupaten Sumenep utamanya aset yang berupa tanah,” Ucapnya.

Sementara itu, Kepala bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Hery Kushendrawan ST. MT. mengatakan, setelah para peserta mengikuti coaching clinic ini targetnya adalah diharapkan para peserta mampu memetakan aset-aset berupa tanah yang dikelola oleh OPD dalam bentuk GIS.

Baca Juga :  Semarak HUT RI Ke-78, Kecamatan Lenteng Gelar JJS Sambil Bersih-Bersih Sampah

Sehingga nantinya data-data aset tanah yang dikelola oleh OPD sudah dalam bentuk peta digital yang interaktif dan informatif memanfaatkan aplikasi GIS.

“Coaching Clinic “Implementasi GIS dalam Pemetaan Aset Tanah” dibagi menjadi dua sesi, yaitu dihari pertama difokuskan pada sesi teori atau presentasi di dalam kelas dan dihari kedua difokuskan pada sesi praktek, yaitu praktek pengoperasian GPS di area/lapangan terbuka serta praktek pengolahan data hasil survey lapangan dengan GPS,” Terangnya.

Lanjut Hery, Para peserta diberikan pemahaman terhadap materi umum peta, praktik pemetaan dasar dengan aplikasi GIS, praktik GPS dan entri data untuk aplikasi GIS, Sistem Koordinat dan Proyeksi Peta dan pemanfaatan data spesial.

Disamping itu, pemetaan menggunakan GIS dapat membantu peserta memahami persoalan dengan lebih baik, mengingat kemampuan GIS mengkombinasikan berbagai tipe informasi spasial. Pemetaan dengan GIS juga, memungkinkan penyebaran data yang lebih mudah, karena peta-peta digital sangatlah mudah untuk disebarkan secara online kepada media, pemerintah, dan masyarakat umum.

Baca Juga :  Mutasi Pejabat,Bupati Sumenep Tekankan OPD Wujudkan Visi Bismillah Melayani

“Contohnya ArcGIS Online yang memberikan cara yang mudah kepada para user untuk membuat dan menyebarkan peta interaktif secara online tanpa membutuhkan keahlian atau software GIS,” Paparnya.

Masih kata Hery, Selama coaching clinic berlangsung para peserta didampingi oleh Pejabat Fungsional di Bidang Pertanahan Hendra Kurniawan ST. MT. dan alumni Pelatihan Petugas Pengelola Pertanahan Daerah (P3D) yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Diharapkan setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta mampu membuat peta digital aset berupa tanah di lingkungan kerja mereka dengan data yang diperoleh secara mandiri melalui survey lapangan dengan GPS dan mengolahnya menjadi peta digital secara profesional dengan aplikasi ArcGIS,” Pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, Peserta Coaching Clinic ini sebanyak 20 orang yang terdiri dari Pegawai baik ASN/Non ASN pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang mengelola aset Pemerintah Kabupaten Sumenep berupa tanah.Diantaranya Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, BPPKAD Kabupaten Sumenep,Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep serta Dinas PMD Kabupaten Sumenep. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam
Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:20 WIB

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB