Kompak Dua Aktivis Sumenep Soroti Polemik Perangkat Desa Aenganyar, DPMD Dan Bupati Sumenep Dikibuli?

- Redaksi

Kamis, 6 Oktober 2022 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Abd.Rahman LBH Mabes (kiri) dan Musahnan ketua MP3S Sumenep (kanan)

Foto:Abd.Rahman LBH Mabes (kiri) dan Musahnan ketua MP3S Sumenep (kanan)

SUMENEP, seputarjatim.com–Salah satu Perangkat Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berinisial SMD yang diduga menggunakan ijazah milik orang lain untuk memuluskan dirinya menjadi perangkat desa terus menjadi perbincangan hangat.

Kabar terbaru, yang bersangkutan (SMD, red) sudah berhenti menjadi perangkat desa Aenganyar dan perangkat yang lama diminta untuk aktif kembali.

Lantas dengan berhentinya SMD dan masuknya kembali IMM menjadi perangkat desa Aenganyar, apakah persoalan tersebut dianggap selesai?

Tentunya persoalan tersebut harus di usut tuntas, karena polemik pengangkatan perangkat desa Aenganyar tersebut memang dari awal disinyalir ada indikasi ketidak beresan, mulai dari dugaan ketidak profesionalan panitia perekrutan perangkat Desa Aenganyar hingga dugaan adanya perintah dari kepala desa setempat agar perekrutan perangkat Desa di setting seperti itu.

“Saya rasa mustahil panitia ini tidak bekerja secara profesional kalau tidak ada yang merintah, saya menduga ini memang di skenariokan oleh sang kades,”Ucap Musahnan Selaku ketua MP3S Sumenep. Kamis (6-10-2022).

Baca Juga :  Berkunjung Ke Sumenep, Staf Khusus Wapres Diterima Langsung Bupati Fauzi

Masih kata aktivis asal Kangean ini mengatakan, kalau memang benar IMM ini dipinjam ijazahnya oleh SMD, maka secara otomatis dan secara administrasi IMM masih terdaftar sebagai perangkat desa Aenganyar, meskipun faktanya IMM tersebut hanya dipinjam ijazahnya sedangkan yang bekerja itu SMD.

“Kalau toh disruh aktif lagi berarti selama kurang lebih 8 bulan dia tidak masuk kerja, lantas siapa yang menikmati gaji itu? Sedangkan perangkat baru (SMD,red) maskipun masuk setiap hari itu dianggap ilegal dan tidak sah karena tidak memenuhi syarat jadi perangkat desa,”terangnya.

Terahir, dirinya meminta kepada instansi terkait utamanya DPMD Sumenep agar secepatnya untuk investigasi dan memanggil seluruh pihak, agar persoalan perangkat desa Aenganyar ini segera clear.

“Kalau kenyataannya seperti itu, berarti mulai dari camat, DPMD hingga Bupati Sumenep dikibuli oleh Kades Aenganyar ini dan ini wajib hukumnya ada sanksi biar kejadian ini tidak menjalar ke desa-desa lain di sumenep,”pungkasnya.

Baca Juga :  Anggaran Banpol 2024 di Sumenep Tembus Rp3,6 Milliar, PDIP Terbanyak

Hal senada juga dilontarkan oleh ABD. Rahman, dirinya menyebutkan persoalan Pinjam pake ijazah yang dilakukan oleh Oknum perangkat Desa Aeng anyar kecamatan Giligenting pihaknya sebagai Aktivis Mengutuk keras Tindakan Prilaku oknum Perangkat Desa tersebut.

“Jangan jangan ini sekenario yang dibangun oleh Kepala Desa dan Para Oknum perangkat Desa Demi memenuhi Hasrat Politiknya,” Ucapnya curiga.

Masih kata pria yang juga bernaung dibawah bendera LBH MABES ini berharap agar Inspektorat kabupaten Sumenep serius memproses tindakan Oknum perangkat desa tersebut.

“Saya harap Inspektorat kabupaten Sumenep serius memproses tindakan Oknum tersebut Dan Kami akan tetap mengawal sampai permasalahan ini tuntas,” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Aenganyar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAap nya belum direspon sehingga berita ini tayang apa adanya, dan seputarjatim.com akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak berwenang lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WIB

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial

Minggu, 26 April 2026 - 15:42 WIB

Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terbaru