Ojek dan Taksi Online Mangkal Biang Kemacetan di Terminal Bungurasih

- Redaksi

Selasa, 6 Agustus 2019 - 10:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Grab Lounge Grab didirikan di kawasan terminal Bungurasih untuk mencegah kemacetan lalu lintas. (Fah/ SJ foto)

Grab Lounge Grab didirikan di kawasan terminal Bungurasih untuk mencegah kemacetan lalu lintas. (Fah/ SJ foto)

Sidoarjo, seputarjatim.com– Ojek online dan taksi online diimbau agar tidak lagi mangkal di pinggir-pinggir jalan. Utamanya, di sekitaran terminal Purabaya yang selama ini kerap mengakibatkan macet dan semrawutnya kawasan terminal di Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo tersebut.

Menurut Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Budi Hendrawan, dari evaluasi Ditlantas Polda Jatim diketahui bahwa salah satu penyebab semrawutnya lalu lintas di sekitar Bungurasih adalah semakin banyaknya aktivitas ojek online dan taksi online di kawasan terminal.

“Mereka banyak parkir di lokasi yang sebenarnya dilarang. Juga kerap kali ada pelanggaran rambu dan sebagainya,” kata Budi di sela acara Grand Launching Grab Lounge Bungur.

Menurut Budi, petugas seringkali melakukan razia. Namun mereka tetap kembali mangkal saat petugas razia pergi. Karenanya, dengan adanya fasilitas berkumpul ojek dan taksi online seperti yang dibuka grab di Bungurasih ini, disebutnya akan mengurangi potensi keruwetan di terminal.

“Semoga perusahaan transportasi online lain juga membuat fasilitas layanan serupa. Dan bukan hanya di terminal saja, tapi di pusat-pusat beroperasinya ojek dan taksi online, seperti mal, stasiun, dan sebagainya,” lanjut perwira Polda Jatim.

Senada disampaikan Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Sidoarjo, Edy Sutiyono. Diakuinya bahwa banyaknya taksi online dan ojek online merupakan salah satu penyebab keruwetan di terminal.

Baca Juga :  Puskesmas Dasuk Pastikan Masyarakat Dapat Nikmati Program Bupati Melalui UHC 

“Harusnya demikian, perusahaan transportasi online menyediakan tempat mangkal agar taksi dan ojek online tidak sembarangan mangkal di pinggir-pinggir jalan,” tandas Edy.

Setelah adanya tempat mangkal baru tersebut, secara bertahap polisi dan dishub akan membersihkan lokasi-lokasi yang biasa dipakai mangkal ojek online dan taksi online. Khususnya tempat yang memang dilarang untuk parkir atau mangkal. Prosesnya diawali dengan sosialisasi, kemudian peringatan, dan terakhir penindakan tegas. Yang ujungnya diharap tidak ada lagi ojek online dan taksi online mangkal sembarangan. (fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru