Lintasan 8 Dihapus, Pemohon SIM Dipermudah Dengan Lintasan S Dijamin 100 Persen Lulus

- Redaksi

Selasa, 8 Agustus 2023 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURABAYA, seputarjatim.com- Menindaklanjuti instruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit prabowo, guna mempermudah penerbitan SIM polisi akhirnya meniadakan praktek lintasan angka 8. Dirlantas Polda Jatim pun langsung meninjau lintasan S yang dipastikan lintasan ini akan dipakai di seluruh jatim.

“Per Kamis (3/8) malam saya sampaikan dan Jumat (4/8) pagi harus sudah terlaksana, saya hari ini memastikan lagi di lapangan,” kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Muhammad Taslim di Satpas Colombo, Satlantas Polrestabes Surabaya, Selasa (8/8/2023).

Foto Istimewa

Ia memastikan, seluruh Jatim sudah menerapkan. Meski demikian, ia menyebut lintasan S yang baru disebut cukup sederhana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya anggap, sebenarnya ini (lintasan baru) terlalu sederhana. Saya tidak bermaksud untuk mencegah pemohon dapat SIM C, hanya saja saya berharap dengan teori dan ujian ini masyarakat bisa mendapat gambaran riil di jalan, misalnya menemukan jalan sempit, U turn, speed trap, sampai naik ke tanjakan dengan kemiringan 15 derajat, apakah mereka mampu menjaga keseimbangan? nah, itu yang kita lihat,” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi Jenguk Risma

“Kalau ada masyarakat yang gagal lebih dari 2 kali, silakan panggil dan tanya ada masalah apa. Kalau memang belum mahir ya dilatih, kami tidak menuntut nilai, tapi kami tuntut masyarakat paham aturan lalin, tata cara berlalu lintas, dan mampu mengoperasikan dan fungsi kendaraan, jangan sampai abai dan tidak tahu dengan fungsi itu, tujuannya untuk keselamatan bersama,” jelas dia.

Menurut Taslim, sejak lintasan angka 8 ditiadakan angka kenaikan pemohon lulus naik hingga 100 persen. Padahal sebelumnya hanya sekitar 10 hingga 15 persen.

“Kalau kuantitatif masih belum ada angka. Tapi, dibanding angka dulu memang rendah sekali, dulu hanya di kisaran 10 persen sampai 15 persen saja,” ujar dia.

“Bisa lihat sama-sama, mendekati angka 100% lulus, apalagi tikungan tidak terlalu tajam, lebar jalan sampai 2 meter. Jadi ya sangat mudah, meski kalau tidak lulus pasti ada masalah dan belum mahir. Sehingga, tidak boleh diberikan SIM tapi akan kami berikan pelatihan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Catut Nama Ponpes Untuk Minta Sumbangan, Pria Asal Sumenep Ditangkap Warga

Taslim menambahkan sejak lintasan baru, angka pemohon juga mengalami kenaikan. Ia menyebut untuk di Jatim saja saat ini tercatat hingga 8 ribu pemohon.

“Rata-rata di Jatim kurang lebih 8 ribu pemohon, itu terdiri dari 39 kabupaten dan kota,” tandas Taslim.

Sementara itu, salah satu pemohon SIM C, Davin Rangga mengungkapkan, memang ujian kali ini lebih mudah. Menurutnya, jarak dan lebar lintasan sudah lebih luas dibanding angka 8 sebelumnya.

“Lebih mudah, jaraknya lebih lebar, kalau yang angka 8 itu lebih sempit, cuma 1 meteran kalau tidak salah. Sebelumnya saya tes 1 kali tidak lulus, ini yang kedua kalinya,” tuturnya.

Pria berusia 20 tahun itu menegaskan, pada lintasan baru ini memiliki tingkat kemudahan sedang. Namun, dibanding sebelumnya, ia menilai lebih rumit, berpikir keras, dan konsentrasi tinggi.

“Kalau sebelumnya lebih susah, Mas, saya sering ngelewati pembatasnya,” tutup warga Dukuh Pakis Surabaya itu. (red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 
Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa
Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu
SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman
Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:28 WIB

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu

Berita Terbaru

KOMPAK: Jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama sejumlah pejabat dan peserta upacara mengenakan beragam pakaian adat Nusantara dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Pemerintahan

Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat

Senin, 17 Agu 2026 - 18:17 WIB