Akibat Terendam Banjir, Warga Desa Patean Sumenep Harap Dapat Bantuan Makanan Lantaran Tak Bisa Masak

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 11:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

WARGA: Desa Patean terendam banjir (SandiGT - Seputar Jatim)

WARGA: Desa Patean terendam banjir (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Sejumlah rumah warga di Desa Patean Selatan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terendam banjir setinggi lutut.

Salah satu Warga Dusun Patean Selatan, Yono mengatakan, bahwa warga tidak bisa memasak karena juga masuk ke dapur dan air masih tinggi meskipun tadi pagi surut sedikit.

“Warga mulai tadi pagi sampai saat ini masih mencari makan di warung-warung sekitar karena tidak bisa memasak, hingga saat ini masih belum ada bantuan dari Pemerintah Sumenep,” ujarnya. Rabu (14/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Tambang Galian C Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Banjir di Sumenep, Puluhan Rumah Warga Terendam

Berbicara Sumenep, lanjut dia, mulai dari tahun ke tahun baru kali ini banjir yang sangat tinggi. Biasanya Sumenep paling awal terhadap banjir, entah kenapa tahun 2025 ini sangat tinggi sekali airnya.

“Masyarakat sudah melakukan permintaan penanganan dan pencegahan kepada Pemerintah Sumenep, nama tetap masih terjadi banjir,” ucapnya.

“Sekarang saya cuma berharap Pemerintah segera memberikan bantuan berupa makanan kepada masyarakat sekitar. Karena jika ini masih belum stabil bisa dipastikan sampai besok masyarakat masih membeli makanan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membenarkan, bahwa terjadi banjir di sejumlah rumah warga, namun belum ada bantuan langsung.

Akibat genangan tersebut, arus lalu lintas dari dan menuju Kota Sumenep terpaksa dialihkan melalui jalur Kecamatan Lenteng.

“Berdasarkan pantauan di lapangan, jalur utama yang menghubungkan Pamekasan dan Sumenep itu lumpuh total selama beberapa jam. Genangan air cukup deras dan membuat banyak kendaraan, terutama roda dua, tidak bisa melanjutkan perjalanan,” tuturnya.

“Air meluap cukup cepat karena curah hujan sangat tinggi dan drainase tidak mampu menampung. Situasi ini membahayakan pengguna jalan sehingga kami lakukan pengalihan arus,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bencana saat musim hujan, terutama saat melintasi jalur-jalur rawan genangan seperti di wilayah Saronggi.

“Warga kami imbau untuk tidak memaksakan melintas. Keamanan dan keselamatan jauh lebih penting. Gunakan jalur Lenteng sebagai alternatif sementara,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru