Anggota DPRD Jatim Nur Faizin Nilai Rokok Ilegal di Madura Jadi Ancaman Negara

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERKACAMATA: Anggota DPRD Jatim Nur Faizin (Foto Istimewa)

BERKACAMATA: Anggota DPRD Jatim Nur Faizin (Foto Istimewa)

JAWA TIMUR, Seputar Jatim – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur dari Fraksi PKB, Nur Faizin, terus menyoroti peredaran rokok ilegal yang semakin masif khususnya di Wilayah Madura, Jawa Timur.

Ia mengaku selain menyebabkan kerugian besar bagi negara, hal ini juga memukul telak industri rokok resmi yang selama ini taat pada regulasi perpajakan.

Bahkan ia sangat prihatin atas lemahnya pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayahanya, baik hasil produksi lokal maupun impor dari luar daerah.

Menurutnya, bahwa kondisi ini telah menciptakan ketimpangan dalam iklim usaha serta menurunkan daya saing industri rokok resmi di Pulau Garam.

Baca Juga :  Siap Bersaing di Pasar Global, PT ESM Madura Kembali Ekspor Rokok King Djava Click Blueberry ke Malaysia

“Negara mengalami kerugian sangat besar. Saya mendukung dilakukan audit independen terhadap kinerja Bea Cukai dan pembentukan Satgas yang melibatkan KPK, BPK, serta lembaga terkait lainnya,” ucapnya, Senin (8/9/2025).

Tak hanya itu, pria kelahiran Sumenep ini juga mendesak Komisi XI DPR RI untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan dan penegakan hukum di sektor pertembakauan, khususnya yang berkaitan dengan cukai.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Djarum, Victor Rachmad Hartono, mengeluhkan atas dampak peredaran rokok ilegal yang semakin berkembang.

Lanjut Vitor mengungkapkan, bahwa penjualan rokok legal menurun di atas 5 persen, bahkan lebih parah dibanding masa pandemi Covid-19.

“Penurunan ini terjadi karena daya beli masyarakat anjlok. Harga rokok resmi kian mahal imbas kenaikan cukai,” tandasnya.

“Akibatnya, masyarakat beralih ke rokok ilegal yang harganya jauh lebih murah. Dan rokok ilegal paling banyak berasal dari Jawa Timur,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan
PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah
Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan
SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital
Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!
Hamd Talk To Inspire 2025, Suara Muda Menggema dari MCC Malang Gerakkan Inspirasi Baru Jawa Timur
Grand Final Duta Wicara Jatim 2025, Wadah Lahirnya Generasi Muda Berprestasi dan Berani Bicara
PDI Perjuangan Hormati Langkah Hukum KPK terhadap Bupati Ponorogo, Said Abdullah: Kami Tidak Akan Intervensi

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 12:33 WIB

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:26 WIB

PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:43 WIB

Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan

Senin, 15 Desember 2025 - 22:36 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:07 WIB

Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!

Berita Terbaru