Arus Nataru Menggeliat, Penumpang Terminal Wiraraja Sumenep Naik 15 Persen

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAS: Koordinator Satuan Pelayanan Terminal, Handoko Imam Hanafi, saat diwawancarai jurnalis (SandiGT - Seputar Jatim)

TEGAS: Koordinator Satuan Pelayanan Terminal, Handoko Imam Hanafi, saat diwawancarai jurnalis (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Arus lalu lintas penumpang di Terminal Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami peningkatan signifikan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Lonjakan penumpang tercatat mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari normal.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal, Handoko Imam Hanafi mengungkapkan, bahwa peningkatan tersebut terpantau hingga Jumat, 26 Desember 2025, dan diperkirakan masih akan terus bergerak dinamis hingga puncak libur tahun baru.

Menurutnya, pada hari biasa jumlah penumpang di terminal berkisar 600 orang per hari. Namun selama periode libur Nataru, angka tersebut melonjak menjadi sekitar 700 orang per hari, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan dengan proporsi yang relatif seimbang.

“Yang datang sekitar 700 orang, yang berangkat juga sekitar 700 orang. Jadi kenaikannya kurang lebih 15 persen dari hari normal,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga :  SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan

Ia menambahkan, lonjakan penumpang ini bukan fenomena lokal semata, melainkan sejalan dengan tren mobilitas nasional yang meningkat selama periode libur Nataru. Berbagai moda transportasi di sejumlah daerah juga dilaporkan mengalami kepadatan serupa.

Terkait tarif, Handoko memastikan harga tiket Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) masih relatif stabil. Namun demikian, sejumlah operator Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kelas eksekutif telah mengumumkan rencana penyesuaian tarif sekitar 10 persen yang akan mulai berlaku pada 29 Desember 2025.

“Penyesuaian ini untuk mengantisipasi tingginya permintaan dan peningkatan biaya operasional selama libur panjang,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap
SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi
Cuci Tangan di Tengah Polemik SPPG Rubaru, Pernyataan Anggota DPRD Sumenep Dinilai Lepas Tanggung Jawab
Menu Berjamur, Jawaban Kabur: Kepala SPPG Jambu Dinilai Gagal Jelaskan Standar Keamanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:13 WIB

MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:05 WIB

SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi

Berita Terbaru