SPPG Lenteng Barat Diduga Distribusikan MBG Busuk, Warga Desak BGN Turun Tangan

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI: Warga marah saat tau MBG yang dibagikan SPPG Lenteng Barat diduga busuk (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Warga marah saat tau MBG yang dibagikan SPPG Lenteng Barat diduga busuk (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan serius terkait kualitas menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom.

Warga menilai makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat tidak layak konsumsi karena diduga telah busuk dan berbau.

Berdasarkan dokumentasi yang beredar di masyarakat, beberapa menu seperti tempe ungkep, ayam ungkep, dan tahu ungkep tampak dalam kondisi mengkhawatirkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada makanan tersebut terlihat lapisan putih menyerupai jamur serta perubahan tekstur yang diduga terjadi akibat makanan sudah lama atau tidak disimpan sesuai standar.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena program MBG seharusnya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, bukan justru berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat.

Seorang perempuan asal Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, berinisial UL mengaku kecewa dengan kualitas makanan yang dibagikan.

Baca Juga :  Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

“Kalau dilihat dari kondisinya, makanan ini jelas tidak layak dimakan. Ada yang sudah berubah warna dan seperti berjamur. Ini sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi,” tegas UL saat diwawancarai, Minggu (8/3/2026).

Menurut UL, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan penerima manfaat serta penggunaan anggaran negara.

Ia mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) RI untuk segera melakukan audit terhadap operasional SPPG Lenteng Barat.

“Kami meminta Badan Gizi Nasional segera turun tangan melakukan audit. Jangan sampai program negara yang tujuannya meningkatkan gizi justru malah membagikan makanan yang diduga sudah rusak,” ujarnya.

Tak hanya itu, UL juga menyoroti peran pengawasan dari SPPI Koordinator Wilayah Kabupaten Sumenep, M. Khalilurrahman Hidayatullah.

Menurutnya, sebelumnya pihak koordinator wilayah sempat menyatakan akan melakukan pengawasan ketat terhadap SPPG yang bermasalah.

Namun hingga saat ini, ia menilai belum terlihat langkah nyata maupun perubahan signifikan dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sumenep.

“Dulu katanya akan mengawasi dengan tegas SPPG yang bermasalah. Tapi sekarang ke mana? Sampai hari ini tidak ada penampakan dan tidak ada perubahan terhadap pelaksanaan MBG di Sumenep,” kritiknya.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Disperkimhub Sumenep Perketat Pengawasan Tiket Kapal

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Lenteng Barat, Yayasan Darul Arqom, maupun SPPI Koordinator Wilayah Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha
Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih
Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Berita Terbaru