Beredar Pengurangan Kuota PPG Nasional, Disdik Optimis Perjuangkan Hak Guru di Sumenep

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Disdik Sumenep Agus Dwi Saputra (Doc. Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kepala Disdik Sumenep Agus Dwi Saputra (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memastikan calon peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) tetap bisa mengikuti program yang telah berjalan, meskipun beredar kabar ada pengurangan kuota secara nasional.

Kepala Disdik Sumenep Agus Dwi Saputra menegaskan, bahwa calon peserta PPG di Sumenep yang telah menyelesaikan tahap administrasi tetap bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya.

“Kami masih menunggu informasi terkait kuota PPG tahun 2025 untuk Kabupaten Sumenep. Namun, bagi guru yang telah terdaftar sejak Desember 2024, kami pastikan mereka tetap dapat melanjutkan tahapan berikutnya,” tegasnya, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga :  BAZNAS Sumenep Gelar Safari Ramadhan, Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Meskipun ada kebijakan efisiensi, pihaknya tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak guru, termasuk memastikan kelancaran proses PPG bagi calon peserta.

“Kami ingin para calon peserta tidak merasa khawatir dengan adanya pemangkasan kuota secara nasional. Kami tetap berupaya agar hak-hak guru dapat terpenuhi. Yang terpenting, mereka harus tetap fokus menjalankan tugas sebagai pendidik,” jelasnya.

Lanjut ia menuturkan, walaupun kebijakan pemerintah pusat berubah, pihaknya masih berkomitmen untuk mendukung guru-guru setempat untuk tetap optimis.

Langkah ini, kata dia, diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para guru yang tengah menjalani proses PPG. Hal ini, untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Diketahui sebelumnya, beredar informasi terkait pemangkasan kuota peserta PPG secara nasional sebanyak 400 ribu orang, sebagaimana disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam pemaparan hasil rekonstruksi anggaran terbaru saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (12/2) lalu. (EM)

*

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026
Poltera Sampang Gelar Raker 2026, Siapkan Lulusan Unggul dan Siap Bersaing di Dunia Industri
Langkah Kecil Berprestasi, Pocil SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Juara 1 Kapolres Cup
Debut Gemilang, Siswa SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025
290 Lulusan Resmi Diwisuda, UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus yang Paling Progresif
UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus Pelopor Transformasi Digital Lewat Studium Generale Visioner
IWO dan UPI Sumenep Resmi Teken MoU: Perkuat Literasi Media dan Kompetensi Jurnalistik Kampus
Universitas PGRI Sumenep Gelar Wisuda Perdana, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Madura

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:23 WIB

Poltera Sampang Gelar Raker 2026, Siapkan Lulusan Unggul dan Siap Bersaing di Dunia Industri

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:43 WIB

Langkah Kecil Berprestasi, Pocil SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Juara 1 Kapolres Cup

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:02 WIB

Debut Gemilang, Siswa SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:34 WIB

290 Lulusan Resmi Diwisuda, UNIBA Madura Mantapkan Diri sebagai Kampus yang Paling Progresif

Berita Terbaru