Berkolaborasi Dengan TP-PKK Sumenep, DKPP Sumenep Gelar Bimtek Pengolahan Obat Herbal

- Redaksi

Kamis, 17 Februari 2022 - 17:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan TP-PKK Sumenep dalam acara bimbingan teknis pemanfaatan pengolahan bahan herbal.

Foto: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan TP-PKK Sumenep dalam acara bimbingan teknis pemanfaatan pengolahan bahan herbal.

SUMENEP, seputarjatim.com–Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Madura, yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumenep menggelar Bimtek pemanfaatan dan pengolahan obat herbal, yang bertempat di kantor sekretariat TP-PKK Sumenep. Kamis (17-02-2022)

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi dalam sambutannya mengatakan, PKK mempunyai peran yang sangat strategis dalam melakukan pemberdayaan masyarakat, untuk program pangan sendiri merupakan salah satu dari 10 program pokok PKK yang berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya sesuai dengan kearifan lokal, salah satunya yakni memanfaatkan tanaman pangan dan tanaman produktif bernilai ekonomis tinggi.

“Tanaman herbal merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit atau untuk meningkatkan kesehatan, kelompok tanaman ini dikenal mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan,” Jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih kata Nia Kurnia, pemanfaatan tanaman herbal secara langsung terbukti dapat memperbaiki status gizi, jamu yang terbuat dari bahan herbal pilihan tentunya memiliki berbagai macam khasiat, salah satunya untuk menjaga kesehatan di musim pandemi saat ini.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Launching BLT Dana Desa, Desa Gunggung Wakili Kecamatan Batuan

“Jamu yang menggunakan bahan herbal khas Indonesia ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita, khasiat dan manfaat dari jamu ini bahkan sampai menarik perhatian peneliti dari luar negeri,” Terangnya.

Terahir Istri Bupati Sumenep berharap, dengan adanya bimtek pengolahan herbal ini para ibu kader PKK dapat memperoleh wawasan dan ilmu mengenai pengolahan bahan herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan juga untuk pencegahan stunting, serta dapat pula untuk mengedukasi masyarakat di kecamatan maupun di desanya.

“Saya berharap nantinya ilmu yang didapat dari bimtek ini dapat diketuktularkan kepada ibu-ibu rumah tangga dan masyarakat sekitarnya, sebab pengolahan bahan herbal selain untuk memenuhi kebutuhan keluarganya masing-masing bisa juga bisa menjadi peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Turun Bukit, Kawanan Monyet Rusak Tanaman Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep Arif Firmanto mengatakan, bimbingan teknis pemanfaat dan pengolahan bahan herbal tersebut dilakukan untuk yang kedua kalinya di dinasnya.

“Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumenep, sedangkan pesertanya berasal dari 10 kecamatan yang ada didaratan,” Jelasnya.

Masih kata Arif, tujuan diadakannya bimtek ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat khususnya kader PKK dalam pemanfaatan pekarangan dengan tanaman obat keluarga (toga). Meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dengan pemanfaatan tanaman herbal untuk meningkatkan kualitas kesehatan di tingkat rumah tangga.

“Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya TP-PKK dalam pemanfaatan dan pengolahan bahan herbal serta mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan herbal yang bernilai komersial,” pungkas Arif. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat
35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar
Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan
Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Angka Kemiskinan Turun, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Ekonomi hingga Tingkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:20 WIB

Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project

Selasa, 22 September 2026 - 14:25 WIB

Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat

Selasa, 22 September 2026 - 09:20 WIB

35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar

Minggu, 20 September 2026 - 12:44 WIB

Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor

Jumat, 18 September 2026 - 17:43 WIB

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Baru, Amanah Jabatan Harus Dibuktikan Lewat Pelayanan

Berita Terbaru