Bismillah Melayani, DKPP Sumenep Terjunkan Tim Keswan ke Lokasi Banjir

- Redaksi

Selasa, 3 Januari 2023 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Tim Keswan dari DKPP Sumenep berikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak sapi di desa Sendir, kecamatan Lenteng.

Foto:Tim Keswan dari DKPP Sumenep berikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak sapi di desa Sendir, kecamatan Lenteng.

SUMENEP,seputarjatim.com–Musibah Banjir yang melanda Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur dalam beberapa hari terakhir ini tidak hanya berimbas pada sektor pertanian, sektor peternakan juga terdampak.

Untuk itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) setempat menurunkan Tim Kesehatan Hewan (Hewan) ke lokasi banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan terpadu di daerah tersebut.

“Ternak yang terdampak banjir ini memerlukan bantuan sehingga Tim Kesehatan Hewan dari DKPP Sumenep ditugaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk segera melakukan pelayanan kesehatan hewan terpadu berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan pemberian vitamin,” ujar Drh. Zulfah selaku Kabid Keswan DKPP Sumenep. Selasa (3-1-2023).

Lanjut Zulfah, Pengamatan terhadap penyakit sebagai bentuk early warning system sangat perlu dilakukan untuk mencegah adanya kemungkinan wabah penyakit hewan akibat dampak banjir tersebut.

“Pasca banjir biasanya hewan ternak, baik jenis unggas, sapi maupun kambing rawan terserang penyakit.‬ Karena biasanya banjir membawa bibit penyakit yang menyebabkan hewan luka. Sedangkan setelah banjir ancaman rumput yang mengandung zat-zat beracun, bibit cacing dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, salah satu petugas Paramedik Veteriner saat ditemui di salah satu lokasi terdampak banjir mengatakan, akibat musibah banjir yang melanda Desa Sendir, Kecamatan Lenteng tersebut menyebabkan 1 ekor sapi mati dan 2 sakit.

Baca Juga :  Diduga Selewengkan Bantuan Beras Bulog 2024, Camat Sapeken Dicuekin Kades Sepanjang

“Setelah kami data untuk Desa Sendir populasi sapi mencapai 317 ekor dan 211 kambing,” jelas Asyanto.

Lanjut Yanto, ‪ratusan hewan ternak baik sapi maupun kambing terdampak banjir yang masih selamat ‪tersebut sudah mendapatkan suntikan dan vitamin.

“Tetap kita pantau, insya Allah kami petugas Paramedik Veteriner mewakili DKPP Sumenep siap 24 jam untuk memantau perkembangan hewan ternak pasca banjir ini,” pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru