BPPKAD Angkat Bicara Soal Keterlambatan Gaji PNS di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 5 Januari 2023 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Kantor BPPKAD Sumenep

Foto: Kantor BPPKAD Sumenep

SUMENEP,seputarjatim.com–Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep menyebut keterlambatan gaji untuk ASN/PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Sumenep, Jawa Timur, di bulan Januari 2023 yang hingga hingga tanggal 5 belum juga cair yang seharusnya diterima tiap tanggal 1 per awal bulan disebabkan tiga faktor.

Kabid Perbendaharaan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep, Uswatun Hasanah mengaku penyebab keterlambatan gaji yang pertama yakni, proses penata usahaan keuangan utk tahun anggaran 2023 menggunakan full SIPD (aplikasi dari Kemendagri) sehingga diperlukan penyesuaian setting ulang pembayaran gaji di Bank Jatim, menyesuaikan ketentuan di aplikasi yang baru.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Ketua Satgas PPKPT Uniba Madura Siap Tindak Tegas Kekerasan di Kampus

“Kedua, OPD belum menyelesaikan kewajiban pengisian anggaran kas di aplikasi SIPD, sehingga Kepala BPPKAD selaku Bendahara Umum Daerah tidak bisa menerbitkan Surat Penyediaan Dana sebagai dasar pembuatan pengajuan pencairan oleh OPD,” ucapnya melalui rilis yang diterima media ini. Kamis (5-1-2023).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian untuk yang ketiganya, sebab sampai hari ini tgl 5 Januari 2023 sebanyak 31 OPD sudah dilaksanakan proses penggajian, 9 OPD sudah menyelesaikan anggaran kas dan proses pembuatan pengajuan pencairan ke BPPKAD dan tinggal 11 OPD yang masih dalam proses penyelesaian input anggaran kas.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-77, Desa Batang-Batang Daya Juara Umum Tingkat Kecamatan

“Jadi, terkait pencairan gaji ASN di lingkungan Pemkab Sumenep itu tergantung OPD nya masing-masing kapan mau menyelesaikan kewajiban anggaran kas nya sehingga bisa membuat pengajuan pencairan ke BPPKAD, Kalau yg sudah ada SP2D nya gajinya sudah cair dari tadi siang,” terangnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Berita Terbaru