Bupati Fadeli Mutasi Pejabat Eselon II dan Kepsek

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2019 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, seputarjatim.com- Bupati Lamongan Fadeli mengajak seluruh kepala sekolah untuk memperhatikan peningkatan kualitas sekolah dan guru. Menurutnya, kecakapan lembaga sekolah saat ini sedang di uji. Karena itu, kebiasaan pola pikir lama harus ditinggalkan.
Hal ini diungkapkannya saat pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas serta Pengukuhan Kepala Sekolah Tahun 2019 di Ruang Pertemuan Pemkab Lamongan, Rabu (18/12).
Dalam arahannya, Fadeli memberikan pesan khusus kepada para Kepala Sekolah terlantik untuk memperhatikan peningkatan kualitas sekolah dan guru. Kebiasaan  pola pikir lama harus ditinggalkan. Ini sesuai terobosan yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dijelaskannya, saat ini pendidikan diberi label merdeka belajar, dengan empat pokok pendidikan. Pertama, arah kebijakan mengenai terselenggaranya Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan berubah. Di tahun 2020, ujian akan diselenggarakan oleh sekolah.

Baca Juga :  Bupati Busyro: Gotong Royong itu Penting

Ujian  yang dilakukan untuk menilai kompetensi siswa dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan.

Tahun 2020  juga akan menjadi penyelenggaraan UN untuk terakhir kalinya. Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Ini nantinya terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter

Selain itu, lanjutnya, penyederhanakan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Penulisan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri.

Kemudian sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tetap digunakan. Komposisi PPDB jalur zonasi dapat menerima siswa minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, dan jalur perpindahan maksimal 5 persen. Sedangkan untuk jalur prestasi atau sisa 0-30 persen lainnya disesuaikan dengan kondisi daerah.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Harap Musrenbang RPJMD 2025–2029 Lahir Dokumen Perencanaan dari Aspirasi Masyarakat

Sementara itu Fadeli juga mengajak semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus berkomitmen dalam menjalankan roda birokrasi.

“Birokrasi saat ini dituntut kecepatan dan ketepatan. Selain itu juga diiringi dengan kekompakan. Masing-masing Aparatur Sipil Negara harus memiliki target kinerja yang jelas,” imbuhnya. Dari 152 Pejabat Pemerintah yang dilantik, 89 diantaranya terdiri dari Kepala Sekolah dan 63 pejabat struktural.

Eselon Dua yang bergeser jabatan, Diantaranya inspektorat yang sebelumnya di jabat Agus Suyanto, kini di ganti Heri pranoto, Sementara Agus Suyanto Mengisi Jabatan kadis koperasi, yang sebelumnya dijabat anang taufiq, sementara Anang taufiq bergeser ke dinas lingkungan hidup yang sebelumnya mohammad wahyudi, sedangkan wahyudi mengisi jabatan kadispenda yang di tinggalkan oleh heri pranoto. (Mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru