Bupati Sumenep Raih Penghargaan Desa Berkembang, Maju dan Mandiri

- Redaksi

Kamis, 27 Oktober 2022 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com–Komitmen dan kerja keras Pemkab Sumenep dalam upaya mendorong Percepatan Pembangunan Desa membuahkan hasil.

Terbaru, Bupati Sumenep berhasil mendapatkan penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI tahun 2022.

Pengharagaan tersebut diberikan atas Komitmen dan Kerja Keras Bupati Sumenep dalam mendorong Percepatan Pembangunan Desa, sehingga seluruh Desa di Kabupaten Sumenep mencapai Status Berkembang, Maju dan Mandiri.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar bersamaan dengan Launching Lembaga Keuangan Mikro BUMDesma dan Penandatanganan MoU dengan Kemenkes RI, Bakamla RI serta Perjanjian Kerja sama dengan Pangkoarmada II.

Baca Juga :  Kyai Muda Jawa Timur Gelar Malam Kilau Musik Raya-Sholawat Bareng Cak Sodiq, Dihadiri 3.000 Warga

“Yang jelas, penghargaan ini untuk seluruh masyarakat yang telah mendukung program pemerintah daerah, dalam rangka membangun desa demi menumbuhkan ekonomi,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi seusai menerima penghargaan, di KRI Makassar Markas Koarmada II Surabaya, Kamis (27/10/2022).

Lanjut fauzi, saat ini, tidak ada lagi status desa tertinggal, sehingga semua desa di kabupaten Sumenep berstatus desa berkembang, maju dan mandiri.

“Kami meminta pemerintahan desa bergotong royong dengan elemen masyarakat, untuk meningkatkan status desa hingga menjadi mandiri. Alasannya, semakin banyak desa mandiri tentu saja berefek kepada kesejahteraan warga,” tutur Bupati.

Baca Juga :  Sukses Kelola APBD Dengan Maksimal, Pemkab Sumenep Kembali Terima Penghargaan WTP Dari BPK RI

Bupati mengungkapkan, saat ini, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), desa mandiri sebanyak 7 desa, desa maju sebanyak 53 desa, desa berkembang sebanyak 276 desa, sehingga tidak ada desa tertinggal dan desa sangat tertinggal.

“Kami harapkan masyarakat berperan aktif mendukung menyukseskan program pembangunan, itu dilakukan karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, namun harus mendapat dukungan masyarakat,” pungkasnya. (Bam).

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Live TikTok, Makanan MBG SPPG Lebeng Timur Terlihat Digeletakkan di Lantai
Wujudkan Ruang Digital Sehat, DPRD Sumenep Siap Berlakukan Batas Usia Medsos
DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total
Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan
Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang
IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan
Paripurna DPRD, Wabup Sumenep Tegaskan LKPJ 2025 Penuh Capaian dan Prestasi
SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Langgar, MBG Baru Datang Saat Siswa Pulang

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 23:52 WIB

Saat Live TikTok, Makanan MBG SPPG Lebeng Timur Terlihat Digeletakkan di Lantai

Kamis, 2 April 2026 - 08:09 WIB

Wujudkan Ruang Digital Sehat, DPRD Sumenep Siap Berlakukan Batas Usia Medsos

Kamis, 2 April 2026 - 07:57 WIB

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Rabu, 1 April 2026 - 22:44 WIB

Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan

Rabu, 1 April 2026 - 12:06 WIB

Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Kamis, 2 Apr 2026 - 07:57 WIB