Home / Tak Berkategori

Bupati-Wabup dan 3 Pejabat Sumenep akan diperiksa KPK

- Redaksi

Senin, 8 Juli 2019 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas penyidik KPK, dalam giat penindakan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (Budi, SJ foto/ dok.)

Petugas penyidik KPK, dalam giat penindakan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (Budi, SJ foto/ dok.)

Surabaya, seputarjatim.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan lakukan serangkaian pemeriksaan terhadap harta kekayaan 5 pejabat penyelenggara negara di Kabupaten Sumenep. Pemeriksaan asal usul harta kekayaan ini dilakukan petugas KPK secara maraton selama lima hari kedepan, mulai Senin, 08/07/2019 hingga Jumat, 12/07/2019.

Kelima pejabat Pemkab Sumenep yang akan diperiksa KPK antara lain: Bupati Abuya Busyro Karim, Wakil Bupati Achmad Fauzi, Sekda Edy Rasiyadi, Kadis Pendidikan Ahmad Shadik, dan Kadis PU SDA Eri Susanto.

Baca Juga :  Polisi Sterilkan Stasiun Sidoarjo dari Bahaya Virus Corona

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan penulusuran dilakukan untuk memperkuat pengawasan internal. Agenda pemeriksaan ini akan dilakukan di kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur.

“Melalui kegiatan pemeriksaan ini diharapkan dapat diketahui kebenaran, keberadaan, dan kewajaran laporan harta yang disampaikan oleh PN,” terang Febri melalui pesan singkatnya, Senin, 08/07/2019.

Baca Juga :  Pameran Pendidikan Trenggalek: Ajak Siswa SMA Sederajat Tentukan Masa Depan

Menurut Febri, KPK juga akan melihat kelengkapan administrasi atau dokumen penting pendukung kepemilikan aset dan asal usul aset para pejabat itu. Selain memeriksa 5 pejabat dari Pemkab Sumenep, KPK juga akan memeriksa 32 pejabat kabupaten/kota lainnya yang ada di Jawa Timur. (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WIB

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial

Berita Terbaru