Disdik Sumenep Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pendidikan Nonformal

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN: Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, saat membuka acara pelatihan peningkatan keterampilan bagi 240 warga belajar dari berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SandiGT - Seputar Jatim) 

SAMBUTAN: Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, saat membuka acara pelatihan peningkatan keterampilan bagi 240 warga belajar dari berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar JatimDinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar pelatihan peningkatan keterampilan bagi 240 warga belajar dari berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Agenda tersebut sebagai langkah progresif Disdik Sumenep dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang terampil, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan zaman dan acara tersebut bekerja sama strategis dengan Balai Latihan Kerja (BLK).

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Disdik Sumenep, Lisa Bertha Sutedja mengatakan, pemilihan bidang pelatihan dilakukan berdasarkan hasil survei dan pemetaan potensi ekonomi masyarakat.

“Banyak warga belajar punya semangat untuk berkembang, tapi belum punya keterampilan teknis. Pelatihan ini kami rancang agar benar-benar aplikatif dan bisa langsung dipraktikkan,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  Hasil SuKMa-e Jatim RSUD Moh Anwar Sumenep Raih AKM 90,20 Persen, Layak Jadi RS Rujukan Utama di Madura

Lanjut ia menyatakan, pelatihan akan berlangsung hingga pertengahan Desember 2025, dengan metode kombinasi antara teori, praktik, dan simulasi wirausaha.

“Bidang komputer difokuskan pada literasi digital dan penggunaan aplikasi kerja dasar, sedangkan pelatihan kuliner dan tata rias diarahkan agar peserta bisa membuka usaha rumahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra menyampaikan, bahwa ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat pendidikan nonformal sebagai ruang pembentukan SDM produktif dan berdaya saing.

“Pendidikan nonformal harus hidup, relevan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Tidak cukup hanya bisa baca dan tulis, warga belajar harus bisa berdaya, berpenghasilan, dan mandiri,” bebernya.

Pelatihan ini, lanjut dia, memfokuskan pada tiga bidang keterampilan yang paling diminati dan potensial di tingkat lokal, yakni komputer, pembuatan kue dan roti, serta tata rias.

Ketiganya dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap mengaplikasikan keahlian dalam dunia usaha maupun lapangan kerja nyata.

Tidak berhenti pada pelatihan, Disdik Sumenep juga menyiapkan program pendampingan lanjutan. Peserta akan diberikan bimbingan dalam mengelola usaha, promosi produk, hingga perencanaan keuangan sederhana.

“Kami tidak ingin pelatihan berhenti di sertifikat. Kami ingin hasilnya konkret, peserta punya kepercayaan diri, keterampilan, dan usaha sendiri,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, pendidikan nonformal kini harus diposisikan sejajar dengan pendidikan formal dalam mencetak SDM unggul.

Baca Juga :  Sumenep Kembali Diguncang Gempa 5,0 Magnitudo, Bupati Minta Warga Tetap Tenang dan Berdoa

“Disdik Sumenep ingin membangun ekosistem pendidikan yang menyentuh semua lapisan masyarakat. Kita ingin memastikan setiap warga punya peluang untuk berkembang dan berkontribusi,” tegasnya.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi ini, kami sebagai daerah yang serius menyiapkan generasi terampil, kreatif, dan produktif, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan ekonomi lokal yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global
Jalan Sehat Warnai Dies Natalis Ke 41, UPI Sumenep Dorong Kampus Lebih Inklusif
Uji Karakter hingga Etika, Seleksi Duta Kampus UNIBA Madura Masuki Fase Penentuan
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026
Poltera Sampang Gelar Raker 2026, Siapkan Lulusan Unggul dan Siap Bersaing di Dunia Industri
Langkah Kecil Berprestasi, Pocil SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Juara 1 Kapolres Cup
Debut Gemilang, Siswa SD Muhammadiyah GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Senin, 16 Februari 2026 - 18:27 WIB

41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:39 WIB

Jalan Sehat Warnai Dies Natalis Ke 41, UPI Sumenep Dorong Kampus Lebih Inklusif

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:39 WIB

Uji Karakter hingga Etika, Seleksi Duta Kampus UNIBA Madura Masuki Fase Penentuan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Gandeng Lembaga Amerika, Siap Luncurkan Kelas Internasional 2026

Berita Terbaru