DKPP Sumenep Targetkan 25 Ribu Hektare Tanam Padi untuk Dorong Ketahanan Pangan Nasional

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM : Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM : Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mendorong ketahanan pangan nasional.

Hingga pertengahan Juni 2025, luas tanam padi di Kabupaten Sumenep telah mencapai sekitar 20 ribu hektare, atau 83 persen dari target tahunan 25 ribu hektare.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, bahwa capaian ini berkat kerja keras petani dan pendampingan intensif penyuluh pertanian.

“Alhamdulillah, berkat semangat petani dan dukungan semua pihak, capaian ini menjadi modal besar untuk menuntaskan target 25 ribu hektare tahun ini,” ujarnya, Minggu (29/6/2025).

Baca Juga :  Kacong-Cebbing Sumenep 2025 Resmi Terpilih, Disbudporapar Harap Bisa Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Menurutnya, target tanam padi setiap bulan, pada Mei 2025, DKPP berhasil merealisasikan tanam seluas 2.606 hektare, sesuai target.

Sementara pada Juni, dari target 1.400 hektare, telah tertanam 1.300 hektare hingga pertengahan bulan.

Lanjut ia mejelaskan, musim kemarau justru menjadi peluang optimalisasi lahan karena masih tersedia cadangan air yang cukup di beberapa wilayah.

Kondisi ini menjadi momentum bagi petani untuk memaksimalkan masa tanam, bahkan tak sedikit petani yang melakukan tanam dua kali dalam satu musim.

“Ini menunjukkan semangat luar biasa dari para petani dalam mendukung ketahanan pangan. Target ini bukan sekadar angka, tapi bagian dari upaya menuju swasembada pangan,” tegasnya.

Tak hanya itu, DKPP juga aktif melakukan pendampingan dengan menurunkan 149 penyuluh pertanian ke seluruh kecamatan mulai dari persiapan lahan, masa tanam, hingga masa panen.

Selain itu, kata dia, pertemuan rutin dengan kelompok tani terus digelar untuk menyamakan langkah dalam pelaksanaan teknis di lapangan, sebab langkah ini penting untuk menjaga ritme tanam hingga akhir tahun.

Baca Juga :  Disnaker Bakal Gelar Sumenep Job Fair 2025, Usung Konsep Transformasi

“Kami optimistis target 25 ribu hektare bisa tercapai dengan memanfaatkan musim hujan di akhir tahun nanti sebagai percepatan. Sinergi pemerintah dan petani akan menjadi kunci keberhasilan ini,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru