DPRD Minta Aparat Penegak Hukum Tak Tutup Mata dengan Maraknya Tambang Ilegal di Sumenep

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT: Anggota Komisi III (DPRD) Sumenep melakukan pertemuan dengan ESDM Jawa Timur, untuk menuntaskan masalah tambang ilegal (Doc. Seputar Jatim)

RAPAT: Anggota Komisi III (DPRD) Sumenep melakukan pertemuan dengan ESDM Jawa Timur, untuk menuntaskan masalah tambang ilegal (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai dibahas oleh komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, pihaknya akan gerak cepat untuk berkonsultasi soal tambang ilegal dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui tidak ada satupun aktivitas pertambangan di Sumenep yang memiliki izin resmi. Faktanya, semua penambangan ternyata ilegal dan melanggar aturan.

“Berdasarkan data Dinas ESDM Jatim, memang tidak ada aktivitas penambangan legal di Sumenep. Satu-satunya izin tambang yang ada hanya di Kecamatan Bluto untuk fosfat, tetapi itu pun belum beroperasi, hanya sebatas memiliki izin, yakni milik PT. Tirto Boyo Agung,” ujarnya.

Baca Juga :  2 Pasar Hewan di Sumenep Bakal Diaktifkan Kembali, Diskopukmaperindag Tunjang Biaya Tranportasi

Lanjut ia menyampaikan, bahwa kondisi tersebut semakin dikeluhan warga khususnya Pulau Giliraja, yang merasakan dampaknya dari aktivitas penambangan pasir laut hingga sebabkan kerusakan lingkungan.

Tidak hanya itu, laporan juga datang dari beberapa kecamatan lain, seperti di Batuan dan Saronggi, yang mengalami dampak serupa akibat maraknya penambangan ilegal.

“Diwaktu mendekat Komisi III DPRD Sumenep akan melakukan berencana inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas pertambangan ilegal,” jelasnya.

“Penindakan aktivitas penambangan liar sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian. Kami akan segera melakukan pemetaan lokasi tambang ilegal dan menindaklanjutinya ke pihak berwenang,” bebernya.

Lebih lanjut, Yasid sapaan akrabnya, juga menyoroti keterkaitan antara aktivitas pertambangan dan kebutuhan material untuk pembangunan infrastruktur di Sumenep.

Ia menekankan, bahwa pembangunan harus tetap berjalan, tetapi juga tetap harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Intinya, pembangunan juga harus berlanjut, tetapi aturan harus ditegakkan. Persoalan ini harus menemukan titik temu agar regulasi tetap dijalankan,” tandasnya.

“Menurut penjelasan Dinas ESDM Jatim, prosedur pengurusan izin tambang sebenarnya tidak sulit, hanya saja memerlukan waktu dan proses. Sehingga ada prosedur yang harus dilalui, tidak rumit, tetapi tetap butuh proses,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan
PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah
Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan
SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital
Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!
Hamd Talk To Inspire 2025, Suara Muda Menggema dari MCC Malang Gerakkan Inspirasi Baru Jawa Timur
Grand Final Duta Wicara Jatim 2025, Wadah Lahirnya Generasi Muda Berprestasi dan Berani Bicara
PDI Perjuangan Hormati Langkah Hukum KPK terhadap Bupati Ponorogo, Said Abdullah: Kami Tidak Akan Intervensi

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 12:33 WIB

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:26 WIB

PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:43 WIB

Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan

Senin, 15 Desember 2025 - 22:36 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan Media Siber di Era Ledakan Informasi Digital

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:07 WIB

Raker 2026, Ketua IWO Sumenep Ajak Anggota Tetap Solid: Tak Kompak, Silakan Mundur!

Berita Terbaru