DPRD Sahkan APBD Sumenep 2026, Fokus Keseimbangan Fiskal, Layanan Publik dan Ekonomi Lokal

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDIRI: DPRD Sumenep saat akan menggelar rapat paripurna tentang APBD Tahun Anggaran 2026 (SandiGT - Seputar Jatim) 

BERDIRI: DPRD Sumenep saat akan menggelar rapat paripurna tentang APBD Tahun Anggaran 2026 (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep Tahun 2026, akhirnya disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menandai kesepakatan strategis antara legislatif dan eksekutif untuk menjaga keseimbangan fiskal, memperluas cakupan layanan publik, serta memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Berdasarkan laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, pendapatan daerah tahun depan ditetapkan sebesar Rp2,095 triliun, naik sekitar Rp62,4 miliar dibanding rancangan awal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan tersebut disumbang oleh penyesuaian Dana Alokasi Umum (DAU) yang bertambah Rp100,07 miliar, meskipun Dana Bagi Hasil (DBH) justru turun Rp37,66 miliar.

“Sementara di sisi pengeluaran, belanja daerah disepakati sebesar Rp2,280 triliun, meningkat seimbang dengan tambahan pendapatan. Tambahan anggaran itu diarahkan untuk pembayaran gaji tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), penyesuaian Alokasi Dana Desa (ADD), dan perluasan program Universal Health Coverage (UHC),” ujar Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  Pertamina Telusuri Akar Kasus Oplosan Elpiji di Sumenep, Polisi Amankan 4 Pelaku

Program UHC ini, kata dia, ditargetkan mampu menjangkau hingga 95 persen penduduk Sumenep pada tahun depan, sebuah loncatan besar dalam upaya memastikan akses kesehatan tanpa diskriminasi.

Dari sisi legislatif, lanjut dia, DPRD menekankan bahwa efektivitas penggunaan anggaran akan menjadi fokus pengawasan di tahun mendatang.

Tak hanya itu, Zainal menilai, bahwa APBD 2026 harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan membuka ruang inovasi daerah.

“Kegiatan daerah harus mampu memberi dampak ekonomi langsung kepada masyarakat sekaligus menambah penerimaan daerah,” ujarnya.

“Inovasi dalam menggali potensi ekonomi lokal, terutama pariwisata dan event berskala nasional, harus menjadi prioritas nyata, bukan sekadar wacana,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim menyampaikan, apresiasi kepada DPRD atas proses pembahasan yang berlangsung kondusif dan konstruktif.

Menurutnya, bahwa APBD 2026 bukan hanya dokumen keuangan, tetapi instrumen kebijakan publik yang harus benar-benar produktif.

“Sinergi DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci agar APBD tidak hanya tersusun baik, tapi juga terlaksana dan diawasi secara efektif,” bebernya.

“Kebijakan fiskal 2026 diarahkan untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendorong efisiensi anggaran, dan memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Fauzi juga menyinggung pentingnya optimalisasi sektor unggulan, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif, agar pertumbuhan ekonomi Sumenep tak hanya bertumpu pada transfer pusat.

Dari hasil pembahasan, defisit APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp184,2 miliar, yang akan ditutup melalui surplus pembiayaan netto senilai sama, terdiri atas penerimaan pembiayaan Rp187,44 miliar dan pengeluaran Rp3,22 miliar.

Baca Juga :  Diawasi Ketat, Dinas PUTR Sumenep Pastikan Program Bangkit Desa Sesuai Aturan

Banggar DPRD memastikan akan memperkuat fungsi pengawasan agar seluruh program Pemkab Sumenep berjalan tepat sasaran, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:26 WIB

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:49 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep

Berita Terbaru