DPRD Sumenep Dukung Pilkada Tidak Langsung, Klaim Bisa Putus Rantai Politik Uang

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumenep, Hairul Anwar (Doc. Seputar Jatim)

Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumenep, Hairul Anwar (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hairul Anwar, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPR dan DPRD atau mekanisme tidak langsung.

Politikus dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, sistem tersebut sejalan dengan praktik demokrasi yang pernah diterapkan para pendiri bangsa pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

“Founding fathers kita terdahulu telah menerapkan dan menetapkan sistem tersebut saat memperjuangkan kemerdekaan, merumuskan konstitusi, serta dasar negara ini,” katanya, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  SPPG Rubaru Dikecam, Wali Murid Ingatkan Guru Punya Hak Tolak MBG Tak Layak

Menurutnya, para pendiri bangsa merancang sistem pemerintahan tanpa kepentingan politik pragmatis, melainkan demi stabilitas negara dan kepentingan rakyat secara luas.

“Para pendiri bangsa merumuskan hal itu semata-mata demi negara dan bangsa, bukan untuk kepentingan politik maupun pribadi,” bebernya.

Ia juga berpendapat, Pilkada tidak langsung dapat memutus praktik politik uang yang kerap terjadi dalam pemilihan langsung di berbagai daerah.

“Pilkada tidak langsung ini dapat memutus mata rantai praktik jual beli suara,” tutur Pengusaha muda yang pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep itu.

Lanjut ia menambahkan, pemilihan oleh DPR atau DPRD membuat proses politik lebih terkontrol karena berjalan melalui mekanisme representasi dan pertanggungjawaban politik.

Ia juga menyoroti aspek kewenangan legislatif. Menurutnya, apabila Pilkada tetap dilakukan secara langsung, DPR maupun DPRD tidak memiliki kewenangan memberhentikan kepala daerah karena kedudukan politiknya dianggap setara.

“Apabila pemilihan kepala daerah dilakukan tidak langsung, maka DPR atau DPRD bisa memecat kepala daerah, baik presiden, gubernur, maupun bupati,” tandasnya.

Kewenangan tersebut, lanjutnya, penting untuk menjaga akuntabilitas kepala daerah terhadap wakil rakyat.

Baca Juga :  HMI Sumenep Kritik Perbup 67 Tahun 2025, UMKM Lokal Terancam Kian Tersisih

“Kami berharap wacana Pilkada tidak langsung dibahas secara terbuka dan rasional agar demokrasi Indonesia berjalan lebih beretika dan berorientasi pada kepentingan publik,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi
Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan
Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep
Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat
Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat
KPU Sumenep Gelar FGD, Hasil Evaluasi Pilkada 2024 Bakal Dibawa ke Provinsi hingga Pusat
KPU Sumenep Gelar FGD untuk Evaluasi Pilkada 2024
KPU Sumenep Resmi Serahkan SK Usulan Pengesahan Bupati dan Wabup Terpilih 2024-2029

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 12:41 WIB

DPRD Sumenep Dukung Pilkada Tidak Langsung, Klaim Bisa Putus Rantai Politik Uang

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:32 WIB

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi

Senin, 17 November 2025 - 06:40 WIB

Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Jumat, 26 September 2025 - 12:09 WIB

Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep

Senin, 22 September 2025 - 07:30 WIB

Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru