Eliminasi Bursa Sekda Sumenep, Dua Figur Menguat sebagai Kandidat Paling Diperhitungkan

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUEL: Dua kandidat Sekda Sumenep, yakni Kepala DKPP, Chainur Rasyid (kiri) dan Kepala DPMD, Agus Dwi Saputra (kanan) (Doc. Seputar Jatim)

DUEL: Dua kandidat Sekda Sumenep, yakni Kepala DKPP, Chainur Rasyid (kiri) dan Kepala DPMD, Agus Dwi Saputra (kanan) (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim Panggung politik birokrasi Sumenep seolah menyajikan dramaturgi kekuasaan. Bak adegan sinema kolosal, para aktor politik dan pejabat memainkan perannya masing-masing.

Di depan panggung, prosedur birokrasi berjalan sesuai regulasi. Namun di balik layar, hanya ‘sutradara’ yang diduga mampu memainkan orkestrasi kekuasaan.

Ditilik dari laman resmi BKPSDM Sumenep, Madura, Jawa Timur, dari delapan calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang lolos tahap seleksi administrasi atau berstatus Memenuhi Syarat (MS), satu kandidat dinyatakan gugur atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS), sehingga tersisa tujuh calon.

Memasuki tahapan seleksi penilaian kompetensi dan potensi, satu kandidat kembali tersisih. Dengan demikian, kini hanya tersisa enam calon Sekda berstatus MS.

Hal tersebut berdasarkan pengumuman Website BKPSDM Sumenep Nomor 13/Pansel.JPT Pratama–SMP/II/2026 tentang hasil assessment (penilaian kompetensi dan potensi) lelang jabatan Sekda Kabupaten Sumenep tertanggal 5 Februari 2026. Pengumuman itu mengacu pada Surat Keputusan Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Nomor 800.1.14.2/783/204.56/2026.

Baca Juga :  Bantuan Stimulan Rumah Mengalir, Pemkab Sumenep Percepat Pemulihan Korban Bencana di Bluto

Menyikapi dinamika seleksi Sekda, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Achmad Djoni Tunaedy, memprediksi persaingan perebutan ‘kursi panas’ Sekda Sumenep berpotensi jatuh ke tangan Agus Dwi Saputra, yang saat ini menjabat Kepala DPMD Sumenep sejak Januari 2026 setelah dimutasi dari Kepala Dinas Pendidikan.

“Saya prediksi sejak tahap seleksi administrasi, dari delapan kandidat hanya empat yang potensial. Namun setelah masuk tahapan penilaian kompetensi dan potensi, akhirnya mengerucut menjadi dua kandidat kuat, yakni Chainur Rasyid (Kepala DKPP) dan Agus Dwi Saputra (Kepala DPMD) Sumenep,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Menurut Bung Jong sapaan akrabnya, bahwa di luar hasil assessment atau Standar Kompetensi Jabatan (SKJ), terdapat faktor kedekatan atau proximity approach.

Dengan tersingkirnya dua kandidat kuat lainnya, yakni Arif Firmanto, selaku Kepala Bappeda dan Eri Susanto selaku Kepala Dinas PUTR, kompetisi diprediksi hanya menyisakan dua kandidat potensial, Chainur Rasyid dan Agus Dwi Saputra.

Jika mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, sistem merit diterapkan dalam proses rekrutmen, pengembangan karier, hingga promosi jabatan. Penilaian didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta rekam jejak.

Ia menilai, assessment atau Uji Kompetensi Jabatan (UKJ) yang dilaksanakan Panitia Seleksi Sekda mengacu pada Standar Kompetensi Jabatan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 17 Tahun 2020, serta KepmenPAN-RB Nomor SKJ.1/2025. Hasil akhir assessment nantinya hanya akan merekomendasikan tiga nama kepada Bupati Sumenep.

“Prediksi kuat saya, dari tiga nama besar yang lolos assessment, Agus memiliki kans besar menjadi Sekda Sumenep. Sementara Inung, sapaan akrab Chainur Rasyid, berpotensi menjadi kuda hitam dalam bursa lelang Sekda 2026,” jelasya.

Terkait uji kompetensi atau assessment, Joni menilai proses tersebut tentu dilaksanakan secara independen dan steril. Namun jika Agus dan Inung berhasil menembus tiga besar, peluang keduanya untuk menduduki kursi Sekda dinilai semakin terbuka, terutama jika dilihat dari faktor proximity approach, baik secara geografis, historis, maupun kesamaan visi politik.

“Keduanya diduga memiliki kedekatan dengan penguasa dibanding kandidat lain, dan itu sudah menjadi rahasia umum. Kedekatan sering menjadi pertimbangan karena Sekda dituntut memiliki loyalitas kepada pimpinan. Jika tidak sevisi, bisa menghambat jalannya birokrasi meski telah lolos assessment. Di sinilah hak prerogatif bupati nantinya berperan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Siapa Pewaris Kursi Sekda Sumenep? Empat Kandidat Dinilai Paling Potensial

Lanjut ia menambahkan, Agus yang merupakan lulusan IPDN, dari sisi kualifikasi pendidikan dinilai kurang linier saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan sebelum dimutasi ke DPMD.

Sementara Inung yang menyandang gelar Sarjana Ekonomi dinilai lebih ideal menempati jabatan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah, seperti Kepala BPKA.

Diberitakan sebelumnya, dari total 11 pelamar Sekda Sumenep, hanya delapan pejabat eselon II yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Adapun delapan pejabat yang lolos seleksi administrasi yakni Arif Firmanto (Kepala Bappeda), R. Abd Rahman Riyadi (Kepala Dinas Sosial P3A), Eri Susanto (Kepala Dinas PUPR), Agus Dwi Saputra (Kepala DPMD), Achmad Zulkarnain (Kepala Bakesbangpol), Chainur Rasyid (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian), Ferdiansyah Tetrajaya (Kepala Bapenda), serta Mohammad Iksan (Kepala Dinas Pendidikan.(EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siapa Pewaris Kursi Sekda Sumenep? Empat Kandidat Dinilai Paling Potensial
Rebutan Kursi Sekda Sumenep Memanas, 8 Pejabat Lolos Administrasi
Bappeda Sumenep Matangkan Arah Pembangunan 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
Awal 2026, Bupati Sumenep Rombak OPD Inti, Gagal Capai Target Siap Dievaluasi
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Aturan Perizinan
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Apel Perdana 2026, Wabup Sumenep Minta ASN Kerja Nyata, Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Eliminasi Bursa Sekda Sumenep, Dua Figur Menguat sebagai Kandidat Paling Diperhitungkan

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18 WIB

Siapa Pewaris Kursi Sekda Sumenep? Empat Kandidat Dinilai Paling Potensial

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:18 WIB

Rebutan Kursi Sekda Sumenep Memanas, 8 Pejabat Lolos Administrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:13 WIB

Bappeda Sumenep Matangkan Arah Pembangunan 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:13 WIB

Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Berita Terbaru