Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Aturan Perizinan

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BERKACAMATA: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

BERKACAMATA: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Di tengah masa transisi kebijakan perizinan, realisasi investasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, justru menunjukkan tren positif.

Sepanjang 2025, nilai investasi daerah ini tercatat menembus angka Rp2 triliun lebih, mencerminkan daya adaptasi pelaku usaha terhadap perubahan regulasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi menyampaikan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil respons cepat dunia usaha terhadap sistem perizinan berusaha berbasis risiko.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara total, realisasi investasi Sumenep pada 2025 berada di atas Rp2 triliun jika digabungkan antara migas dan nonmigas,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga :  52 SPPG di Sumenep Tak Taat Aturan Limbah, Program Gizi Terancam Jadi Sumber Pencemaran

Ia merinci, untuk sektor nonmigas, nilai investasi mencapai Rp1 triliun 916 miliar 810 juta 857 ribu. Angka ini menegaskan bahwa denyut ekonomi daerah masih kuat ditopang oleh aktivitas usaha skala kecil dan menengah.

“Investasi kita masih didominasi UMKM, khususnya perdagangan makanan dan minuman, eceran, serta jasa konstruksi. Ini menandakan pelaku usaha lokal tetap aktif meski regulasi berubah,” jelasnya.

Sepanjang 2025, proses perizinan memang sempat mengalami penyesuaian menyusul pergantian payung hukum dari PP Nomor 5 Tahun 2021 ke PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Menurut Rahman, fase awal penerapan menuntut adaptasi teknis yang tidak sederhana.

“Ini bukan persoalan daerah saja. Hampir semua kabupaten/kota di Indonesia merasakan dampaknya,” katanya.

Meski begitu, kata dia, perubahan regulasi tersebut dinilai tidak mematahkan minat investasi. Keberlanjutan UMKM justru menjadi indikator bahwa iklim usaha Sumenep tetap terjaga.

Baca Juga :  Pendidikan Kehilangan Arah: Saat Kebijakan Reaktif Mengalahkan Perencanaan

Capaian ini dipandang sebagai modal penting untuk menatap tahun berikutnya. Pemerintah daerah diharapkan mampu memanfaatkan momentum dengan memperkuat pendampingan usaha, mempercepat adaptasi regulasi, serta mendorong pertumbuhan investasi yang lebih merata dan berkelanjutan. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPMD Sumenep Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pembinaan LPPD Profesional
Pengawasan MBG Dinilai Lemah, DPRD Sumenep Desak Satgas Gerak Cepat
DPRD Sumenep Kebut 31 Raperda Prioritas 2026, Fokus Dongkrak PAD dan Perkuat Pembangunan
Pencairan PKH dan BPNT Tahap II 2026 Mulai Bergulir, Dinsos Sumenep Tegaskan Tak Ada Potongan Apa Pun
Jelang Idul Adha, Dinsos Sumenep Pastikan Daging Kurban Menjangkau Pelosok dan Kepulauan
Pansus DPRD Sumenep Fokus Raperda Aset, Dorong Pemanfaatan Lebih Maksimal
Jelang Idul Adha, DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas Penyakit
Pansus II DPRD Sumenep Matangkan Raperda Penyertaan Modal BPRS Bhakti Sumekar

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:43 WIB

DPMD Sumenep Perkuat Tata Kelola Desa Lewat Pembinaan LPPD Profesional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:26 WIB

Pengawasan MBG Dinilai Lemah, DPRD Sumenep Desak Satgas Gerak Cepat

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:41 WIB

DPRD Sumenep Kebut 31 Raperda Prioritas 2026, Fokus Dongkrak PAD dan Perkuat Pembangunan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:38 WIB

Pencairan PKH dan BPNT Tahap II 2026 Mulai Bergulir, Dinsos Sumenep Tegaskan Tak Ada Potongan Apa Pun

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:31 WIB

Jelang Idul Adha, Dinsos Sumenep Pastikan Daging Kurban Menjangkau Pelosok dan Kepulauan

Berita Terbaru