Home / Tak Berkategori

ESDA Pantau Stok BBM Jelang Bulan Ramadhan

- Redaksi

Senin, 13 April 2020 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan ESDA dan Polres Sumenep memantau ketersediaan BBM dan LPG 3 KG jelang masuki bulan ramadhan, Senin, 13/04/2020. (*/SJ Foto)

Petugas gabungan ESDA dan Polres Sumenep memantau ketersediaan BBM dan LPG 3 KG jelang masuki bulan ramadhan, Senin, 13/04/2020. (*/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Jelang ramadhan, pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tabung LPG 3 KG di beberapa SPBU di Kota Sumenep, Senin, 13/04/2020.

Hal ini dilakukan untuk memastikan stok BBM dan LPG 3 KG aman hingga memasuki bulan puasa. Terlebih dalam kondisi pandemi corona, tingkat kebutuhan masyarakat akan dua hal tersebut sangat tinggi.

Baca Juga :  Program BSPS di Sumenep dari Kementerian PUPR Diduga Diperjual Belikan Rp2,5 Juta

” Agar masyarakat tidak resah. Kita cek dan stok aman, baik BBM dan tabung LPG,” terang Erwin Hendra Kasubag Energi dan Panas Bumi, Bagian ESDA Pemkab Sumenep.

Di SPBU Kolor, petugas gabungan ESDA dan Polres Sumenep ini menemukan deretan jerigen kosong yang akan diisi BBM. Petugas sempat meminta kelengkapan berkas pembelian BBM yang rencananya akan dibeli oleh pedagang asal Pulau Gayam.

Baca Juga :  Petugas Siaga Jaga Masyarakat dalam Physical Distancing Selama Belanja di Lumbung Pangan Jatim

“Semua harus berdokumen. Tidak boleh asal beli BBM subsidi. Karena ada kuotanya. Tadi kita minta SPBU menunjukkan berkas milik pembelinya,” imbuh Erwin.

Sidak ketersediaan BBM dan tabung LPG 3 KG ini masih akan terus dilakukan hingga memasuki bulan ramadhan. (mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar
Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar
Mr. Ball Tak Kunjung Ditutup Meski Langgar Aturan, Satpol PP Sumenep Dinilai Mandul
Siswa Diare Usai Konsumsi MBG, Puskesmas Saronggi Dinilai Tak Kooperatif
Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan
SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare
Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:13 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar

Senin, 13 April 2026 - 19:06 WIB

Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar

Senin, 13 April 2026 - 13:37 WIB

Mr. Ball Tak Kunjung Ditutup Meski Langgar Aturan, Satpol PP Sumenep Dinilai Mandul

Senin, 13 April 2026 - 13:11 WIB

Siswa Diare Usai Konsumsi MBG, Puskesmas Saronggi Dinilai Tak Kooperatif

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Berita Terbaru