Gerombolan Monyet Liar Resahkan Warga Desa Pasanggar Pamekasan

- Redaksi

Senin, 21 November 2022 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Gerombolan Monyet yang ada di desa Pasanggar pamekasan

Foto:Gerombolan Monyet yang ada di desa Pasanggar pamekasan

PAMEKASAN,seputarjatim.com–Segerombolan monyet liar yang biasanya hidup di dalam hutan saat ini meresahkan Masyarakat Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Hal tersebut diungkapkan oleh Abdussafi warga setempat, dirinya mengutarakan saaat ini segerombolan monyet dengan jumlah puluhan telah merusak tanaman milik warga yang berada di kebun dan menakuti warga yang melintas jalan raya.

Tidak itu saja, para kawanan monyet juga membuat resah dan khawatir warga kampung Palesanggar 1, Sebab para monyet itu, telah masuk dan berkeliaran ke pemukiman warga tersebut.

“Kawanan monyet liar berasal dari dalam hutan dan pegunungan tersebut, yang berlokasi tak jauh dari kampung Pasanggar Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasa,” Ucapnya. senin (21/11/2022). 

Masih kata Abdussafi, kawanan monyet tersebut tidak hanya merusak tanaman namun juga menganggu warga sekitar.

Baca Juga :  Madura United Bakal Full Team Saat Away ke Persija

“Meresahkanya kan itu sudah merusak tanaman, dan yang kedua berbahaya bagi anak kecil takut dikejar serta takut digigit sama gerombolan moyet liar tersebut, bahkan orang tua sangat khawatir,” jelasnya .

Ketika memasuki pemukiman warga pasanggar kawanan monyet bergerombol dan jumlahnya sangat banyak dan kejadian ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu.

“Monyetnya sangat banyak, Kalau sampai melukai masyarakat belum ada laporan, namun kalau merusak tanaman-tanaman, sering terjadi, bahkan kalau tidak di jaga habis tanamannya,” Paparnya.

Dampak dari ulah kawanan monyet liar tersebut, banyak warga yang gagal panen karena para kawanan monyet berjenis ekor panjang telah merusak tanaman yang sedang di tanam.

“Jadi itu dampaknya luas, buah-buahan yang dibawah itu sudah tidak bisa di panen seperti singkong yang baru ditanam dicabutin semua, jadi itu sudah hama, jagung di poroti semua habis gak bisa panen, kacang tanah ludes semua” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Panik, Angin Puting Beliung Muncul di Pantai

Mohammad Munir salah satu perangkat Desa Pasanggar menambahkan, para kawanan monyet telah merusak tanaman milik warga yang ada di kebun selama bertahun tahun.

“Kalau masuk ke pemukiman akhir-akhir ini hampir satu bulan, cuman kalu dari dulu sudah merusak ladang dan sawah,” imbuhnya

Sementara ia mengatakan, untuk peristiwa ini yang memiliki wewenang atau kebijakan adalah Balai Koservasi Sumberdaya Alam (BKSDA).

Dalam hal ini menurut Mohammad Munir, kami belum laporan kepada Damkar dan BKSDA, kalau Damkar hanya mengakomodir keluhan dari masyarakat.

“Sementara itu nanti keluhan-keluhan dari warga bisa kita akomodir, kita kordinasi dengan BKSDA,” tutupnya. (Mail)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIB

Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:15 WIB

Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Berita Terbaru