Guru Bongkar Buruknya Sajian Menu MBG di Guluk-Guluk Sumenep: Ini Bukan Gizi, Ini Asal-Asalan!

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MAKANAN: Sajian menu MBG yang dibagikan kepada siswa di Guluk-Guluk Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

MAKANAN: Sajian menu MBG yang dibagikan kepada siswa di Guluk-Guluk Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Menu Makan Bergizi (MBG) yang disajikan oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi perbincangan hangat.

Pasalnya, menu yang diberikan kepada siswa dinilai asal-asalan, dalam foto menu yang beredar, terlihat satu porsi nasi jagung, sepotong ikan krispi berbalut tepung, kuah kelor dalam wadah plastik, serta potongan buah.

Namun, menurut sejumlah pihak, penyajian MBG tersebut dinilai kurang layak dari sisi nutrisi maupun tampilan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu guru, Ikhwan Mansuri, turut angkat bicara dan mengkritisi penyajian MBG tersebut. Ia menilai bahwa menu yang diberikan tidak sesuai dengan konsep gizi seimbang yang seharusnya diterapkan pada program MBG.

“Dengan budget (anggaran, red) Rp.15.000 mending beli lalapan di pedagang kaki lima, dari pada siswa harus menikmati menu yang tidak sesuai pedoman pengelolaan,” ucapnya, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga :  Diduga Sajikan Makanan Tak Layak, Dapur MBG Dasuk Laok Diprotes Wali Murid

“Secara konsep, MBG itu harus memenuhi unsur karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Tapi kalau disajikan seperti ini, komposisinya tidak seimbang. Ikan krispi yang penuh tepung itu gizinya sangat minim, sementara kuah kelor hanya jadi pelengkap tanpa nilai gizi signifikan,” ujarnya.

Ikhwan menambahkan, bahwa nasi jagung sebenarnya memiliki nilai gizi baik, namun perlu dipadukan dengan lauk dan sayuran yang tepat. Ia menyayangkan penyajian lauk yang dinilai seadanya dan tidak mencukupi kebutuhan protein harian siswa.

“Ini bukan soal kenyang atau tidak kenyang, tetapi soal apakah anak-anak mendapat gizi yang benar. Sajian seperti ini tampak dibuat asal jadi, tanpa memperhatikan standar MBG yang sebenarnya,” tegasnya.

Ia berharap pihak penyelenggara MBG di SPPG terkait segera melakukan evaluasi, baik dari segi perencanaan menu, porsi, maupun kualitas bahan makanan, agar tujuan program dalam meningkatkan kesehatan dan kecukupan gizi siswa benar-benar tercapai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara MBG belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang disampaikan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB